Pengertian Gerak Tumbuhan

Posted on

Pengertian Gerak Tumbuhan (Tropisme, Nasti, Taksis)

Pengertian Gerak Tumbuhan

Pendidikanku.org – Salah satu ciri dari organisme adalah adanya gerakan. Gerak tumbuhan itu disebabkan oleh ada atau tidaknya suatu rangsangan. Rangsangannya tersebut dapat berupa suatu cahaya, sentuhan, kimia, gravitasi, dan juga suhu. Arah geraknya juga bisa mendekati atau juga menjauhi rangsangan.

Dengan berdasarkan ada atau tidaknya suatu rangsangan, gerak pada tumbuhan tersebut dibedakan ialah menjadi gerak endonom dan gerak etionom.

Gerak endonom adalah suatu gerak non pengaruh dari faktor luar. Contohnya adalah mengalirnya protoplasma yang bisa dilihat pada sel-sel Elodia serta juga gerak kromosom pada saat membelah. Ada juga gerak pada pecahnva kulit buah polong  yang telah kering serta juga membukanya gigi peristom pada sporangium lumut itu disebut dengan gerak higrokopis.

Gerak higroskopis itu disebabkan oleh berkurangnya suatu kadar air dengan secara terus-menerus, sehingga biji, buah, atau juga sporangium itu menjadi retak. Gerak etionom adalah gerak yang dipengaruhi oleh adanya suatu rangsangan danluar. Rangsangan dan luar itu dapat bernampak fisik, kimia, serta mekanik. Rangsangan fisik, misalnya ialah seperti suhu, cahaya, dan juga gravitasi. Contoh rangsang mekanik ialah sentuhan serta juga tiupan angin; sedangkan, contoh dari rangsangan kimia ialah kadar racun serta juga pupuk.

Cepat maupun lambatnya suatu reaksi sangat tergantung pada kekuatan serta juga Iamanya rangsangan. Gerak etionom tersebut dibedakan menjadi tropisme, nasti, serta juga taksis.


A. Pengertian Gerak Tumbuhan Tropisme

Tropisme adalah suatu gerak tumbuhan yang arah geraknya itu dipengaruhi oleh adanya arah dari rangsangan yang datang. Tropisme positif adalah suatu gerak yang arahnya itu menghampiri atau mendekati adanya suatu rangsangan, serta juga tropisme negatif adalah suatu gerak yang arahnya itu ialah menjauhi rangsangan.

Dengan berdasarkan jenis atau macam rangsangannya, tropisme itu dibedakan ialah menjadi beberapa macam, yakni

  1. Geotropisme (Gravitasi)
  2. Fototropisme (Cahaya)
  3. Tigmotropisme (Sentuhan)
  4. Kemotropisme (Kimia)
  5. Termotropisme (Temperatur)
  6. Hidrotropisme (Air)

1. Pengertian Fototropisme

Fototropisme adalah suatu gerak tropisme yang disebabkan karena adanya  pengaruh rangsangan cahaya. Umumnya, pada bagian tumbuhan di atas tanah itu bersifat fototropisme positif serta akar itu bersifat fototropisme negatif.

Gerak fototropisme adalah sebuah hasil interaksi antara sinar matahari serta juga hormon. Pada tumbuhan, sel-sel pada sisi yang lebih gelap tersebut akan memanjang lebih cepat daripada sel-selpada  tempat yang lebih terang.

Hal tersebut terjadi dikarenakan distribusi auksin yang bergerak turun serta juga ujung batang, tidak merata akibat adanya suatu pengaruh.


2. Pengertian Geotropisme

Geotropisme adalah suatu gerak tropisme yang disebabkan karena adanya pengaruh rangsangan gravitasi bumi. Organ tumbuhan itu pada umumnya menunjukkan pertumbuhan geotropisme, baik positif ataupun juga negatif.

  • Geotropisme positif adalah suatu gerak searah gravitasi bumi, misalnya ialah gerak akar tumbuhan. Sedangkan
  • Geotropisme negatif ialah suatu gerak berlawanan arah gravitasi bumi, misalnya ialah gerak tumbuh batang tumbuhan.

3. Pengertian Tigmotropisme

Tigmotropisme adalah suatu gerak tropisme yang disebabkan karena adanya sentuhan. Pada dasarnya tigmotropisme ini terjadi pada tumbuhan pemanjat,  seperti ialah anggur, gadung, ubi, mentimun,melon, serta juga tumbuhan pemanjat lainnya.

Tumbuhan pemanjat pada dasaranya memiliki bagian penyokong yang berupa suatu sulur. Sulur tersebut dapat membelit pada suatu benda yang disentuhnya.

Hal tersebut terjadi dikarenakan pertumbuhan sel-sel dibagian yang terkena sentuhan, melambat, sehingga pada bagian tersebut lebih pendek daripada bagian yang tak terkena sentuhan. Akibatnya ialah, sulur tersebut akan tumbuh melengkung kearah benda yang menyentuhnya.


4. Pengertian Kemotropisme

Kemotropisme adalah suatu gerak tumbuhan dikarenakan adanya rangsangan kimia. Contohnya ialah gerak akar menupupuk serta juga pertumbuhan saluran serbuk sari menuju bakal buah pada saat pembuahan.


5. Pengertian Hidrotropisme.

Hidrotropisme adalah suatu gerak tumbuhan dikarenakan adanya suatu rangsangan air. Contohnya ialah akar bergerak mendekati air.


B. Pengertian Gerak Tumbuhan Nasti

Nasti adalah suatu gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya itu tidak dipengaruhi oleh adanya arah datangnya rangsangan. Gerak nasti itu disebabkan oleh adanya perubahan turgor dijaringan pada tulang daun. Dengan berdasarkan jenis rangsangannya , nasti tersebut dibagi menjadi

  1. Tigmonasti (sentuhan)
  2. Fotonasti (cahaya)
  3. Niktinasti (pengaruh gelap)
  4. Termonasti (suhu)
  5. Nasti kompleks.

1. Pengertian Tigmonasti (Seismonasti)

Seismonasti adalah suatu gerak nasti yang terjadi karena adanya rangsangan sentuhan. Gerak seismonasti contohnya ialah terjadi pada tanaman putri malu (Mimosa pudica). Apabila daunnya itu disentuh, rangsangan tersebut akan merambat ke dasar daun, serta kemudian daun tersebut akan menutup.


2. Pengertian Niktinasti

Niktinasti adalah suatu gerak nasti dikarenakan adanya pengaruh gelap. Misalnya ialah merunduknya daun-daun anggota famili Leguminoceae pada sore hari. Gerak niktinasti, gerak tidurnya disebabkan ialah dikarenakan adanya perubahan tekanan turgor pada sel-sel penggerak tumbuhan itu.


3. Pengertian Fotonasti

Fotonasti adalah suatu gerak nasti yang terjadi dikarenakan adanya pengaruh suatu rangsangan cahaya. Contoh fotonasti ialah gerak pada mekarnya bunga pukul empat (bunga asar) serta juga bunga pukul sembilan.


4. Pengertian Termonasti

Termonasti adalah suatu gerak nasti yang dikarenakan adanya rangsangan suhu. Misalnya ialah mekarnya bunga tulip pada saat musim semi.


5. Pengertian Nasti Kompleks

Nasti kompleks adalah suatu gabungan  serta juga fotonasti, kemonasti, dan juga hidronasti. Contoh gerak nasti kompleks ialah membuka serta juga menutupnya stomata. Mekanisme pada gerak stomata ini dipengaruhi oleh adanya  cahaya, kimia, suhu, serta juga air.


C. Pengertian Gerak Tumbuhan Taksis

Pengertian Taksis adalah suatu gerak yang terjadi dikarenakan adanya rangsangan dan luar. Diseluruh tubuh tumbuhan itu bergerak, serta arah gerak itu dipengaruhi oleh adanya arah rangsangan. Berdasarkan jenis rangsangannya, taksis tersebut dapat dibedakan ialah sebagai berikut.

1. Pengertian Fototaksis

Fototaksis adalah suatu gerak taksis dikarenakan adanya rangsangan cahaya. Contohnya ialah, Euglena yang bergerak menggunakan bulu cambuk menuju ke arah cahaya.


2. Pengertian Kemotaksis

Kemotaksis adalah suatu gerak taksis dikarenakan adanya rangsangan zat kimia. contohnya ialah Sel gamet tumbuhan lumut. Gamet jantan itu bergerak menuju ke arah gamet betina. tidak adanya pergerakan tersebut disebabkan karena adanya zat kimia pada garnet betina.


3. Pengertian Galvanotaksis

Galvanotaksis adalah suatu gerak taksis dikarenakan pengaruh arus listrik. Contohnya ialah gerakan bakteri ke arah kutub positif ataujuga negatif.

Itulah penjelasan Tentang Pengertian Gerak Tumbuhan (Tropisme, Nasti, Taksis), kami berharap apa yang disampaikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima Kasih

Baca Juga  √ Pengertian Konjungsi
Baca Juga  √ Pengertian Besaran, Satuan dan Dimensi
Baca Juga  √ Pengertian Leukosit

Leave a Reply

Your email address will not be published.