√ Pengertian Tulang Keras (Osteon)

Diposting pada

Pengertian Tulang Keras

Pengertian Tulang Keras (Osteon)

Pengertian Tulang keras (Oestoen) ini ialah tulang yang bersifat kaku serta juga keras yang kemudian tersusun atas zat kapur serta juga fosfor. Tulang keras ini pun disebut juga dengan tulang sejati yakni sebagai alat gerak pasif yang berarti alat gerak yang bisa atau dapat bergerak jika digerakkan oleh otot.

Pembentukan Tulang Keras (Osteon) ini terbentuk dan berasal dari Tulang Rawan (Kartilago) yang memiliki rongga yang pada nantinya itu akan diisi dengan sel-sel pembentuk tulang atau pun juga osteoblas. Osteoblas inilah yang kemudian akan membentuk sel-sel tulang atau juga osteosit yang mana  oada satuan osteosit itu akan melingkari pembuluh darah setelah itu sistem saraf membentuk suatu sistem havers matriks yang mengandung suatu zat kapur serta juga fosfor sehingga tulang itu kemudian menjadi keras serta juga membentuk tulang keras (Osteon).


Jenis Tulang Keras

Jenis-Tulang-Keras

Untuk jenis tulang keras ini kemudian dikelompokan kedalam 2 kelompok yakni berdasarkan matriknya dan berdasarkan bentuknya :


Jenis Tulang Keras Berdasarkan Matriknya

Tulang Keras ini kemudian dibedakan menjadi 2 jenis dengan berdasarkan matriknya yakni tulang kompak serta juga tulang spons, untuk lebih jelasnya maka dapat dilihat penjelasannya dibawah ini :

1. Tulang Kompak

Tulang kompak ini merupakan tulang yang matriksnya itu tersusun rapat serta padat yang mengandung suatu zat kapur dan juga fosfor. Tulang kompak itu pada sel-sel tulangnya (osteosit) tersebut tersusun serta membentuk suatu sistem havers.

2. Tulang Spons

Tulang spons ini merupakan tulang yang matriksnya itu berongga serta juga tersusun oleh anyaman trabeculae (yang mirip dengan pecahan genting) yang pipih dan kemudian mengandung serat kolagen. Rongga yang ada pada tulang spons itu kemudian diisi dengan jaringan sumsum tulang.


Jenis Tulang Keras Berdasarkan Bentuknya

Menurut bentuknya, tulang keras ini kemudian di bagi menjadi 3 jenis diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Tulang Pipih
    Tulang pipih ini merupakan tulang yang mempunyai bentuk memipih di kedua ujungnya.
  2. Tulang Pendek
    Tulang pendek ini mempunyai ukuran yang pendek serta juga mempunyai bentuk yang mirip dengan dadu.
  3. Tulang Pipa
    Tulang pipa ini merupakan jenis tulang keras yang panjang serta mempunyai bentuk yang mirip pipa.

Ciri Tulang Keras

ciri-tulang-keras

Ada ciri-ciri tulang keras antara lain ialah sebagai berikut ini :

  1. Bersifat kaku dan juga keras
  2. Mudah sekali Patah
  3. Kurangnya suatu zat perekat
  4. Tersusun dari  zat kapur dan juga fosfor
  5. Sel-sel tulang itu tersusun seperti lingkaran yang berlapis-lapis

Fungsi Tulang Keras

Fungsi-Tulang-Keras

  1. ialah untuk Menjaga organ lunak didalamnya
  2. ialah untuk Membantu Aktvitas manusia didalam kerja berat
  3. untuk Melekatnya Otot
  4. ialah Sebagai saluran pembuluh darah dan juga lemak.

Struktur Tulang Keras

Struktur-Tulang-Keras

Tulang keras ini terbentuk atau mempunyai struktur yang terdiri atas :

Sel

Sel tulang ini tersusun atas sel antara lain ialah :

  1. Osteoblas
    Osteoblas ini adalah sel tulang yang bentuknya cabang serta  mempunyai fungsi untuk mendekresi matriks seluler. Osteoblas ini kemudian akan menjadi osteosit disaat terperangkap di matriks yang di keluarkannya. Sel tersebut sangat penting terhadap pertumbuhan dan juga perkembangan jaringan tulang keras.
  2. Osteoklas
    Osteoklas ini adalah sel tulang yang motil, yang mempunyai cabang antara 5 – 50 atau lebih intisel . Sel ini kemudian berasal dari fusi yang banyak monosit yang mempunyai peran di dalam fagosit.
  3. Osteosit
    Osteosit ini adalah sel tulang yang letak nya itu berada didalam Lakuna sistem havers tulang keras. Sel terserbut kemudian berasal dari perkembangan tunggal sel osteoblas. Osteosit ini mempunyai peran di dalam menjaga matriks ekstraseluler supaya tetap padat. Apabila sel ini mati, maka nanti akan terjadi penguraian matrik ekstraseluler.
  4. Matriks Ekstraseluler
    Matriks ekstraseluler ini adalah suatu cairan yang terkadung di dalam nya senyawa organik yang di hasilkan oleh karna sel tulang keras. Pada matriks tulang ini kemudian terkandung serat kolagen dan juga senyawa organik. Klasifikasi tulang keras tersebut membuat terjadi senyawa kalsium karbonat serta juga kalsium fosfat di dalam matriks tulang keras. Adanya klasifikasi itu kemudian mengakibatkan matriks tulang keras itu menjadi padat serta juga kuat. Sel – sel yang berada ditulang tersebut membentuk sebuah sistem yang disebut dengan sebut sistem havers.

Sistem havers

Sistem havers tersebut kemudian tersusun atas:

  1. Lakuna
    Lakuna ini adalah membran yang menyelimuti osteosit. Fungsi dari lakuna itu ialah untuk melindungi sel osteosit dan juga menjadi pemisah dari matriks ekstraseluler.
  2. Kanalikuli
    Kanalikuli ini adalah suatu cabang dari membran lakuna yang berhubungan dengan cabang lacuna yang lainnya.
  3. Lamella
    Lamella ini merupakan sambungan yang terdapat antara lakuna yang satu dengan lakuna yang lainnya .
  4. Saluran Havers
    Saluran havers di dalamnya itu terkandung pembuluh darah dan juga saraf. Yang mempunyai fungsi untuk dapat mengangkut nutrisi ke sel tulang serta juga limbah metabolisme dari sel tulang.Tulang keras yang terlindungi disebabkan karna adanya jaringan ikat longgar yang mempunyai fungsi di dalam memberi nutrisi serta juga sebagai pengatur kebutuhan osteoblas di dalam proses perbaikan maupun pertumbuhan dan juga perkembangan. Menutur letaknya saluran havers tersebut bisa atau dapat dibagi menjadi dua, yakni :

    1. Periosteum ini merupakan suatu lapisan yang berada di luar tulang keras yang tersusun dari serat kolagen serta juga fibroblas.
    2. Endosteum ini merupakan lapisan yang berada di dalam tulang keras yang tersusun dari lapisan sel osteoprogenitor atau bentuk gelendong yang pipih.

Contoh Tulang Keras

Contoh-Tulang-Keras

Didalam tubuh manusia, itu terdapat tulang keras yang bisa ditemukan sebagai penyusun rangka tubuh, yakni meliputi tulang aksial atau juga tulang sumbu yang meliputi dada, tengkorak, rusuk, serta juga ruas tulang belakang.

Contoh lain nya ialah yang ada ditulang spons yang terdiri atas tulang pipih dan juga tulang pendek. Pada tulang kompak , contohnya ialah seperti tulang paha, tulang jari tangan,  tulang selangkan, serta tulang telapak kaki, dan juga tulang ruas jari kaki.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Tulang Keras (Osteon), Struktur, Jenis, Fungsi, Ciri dan Contoh, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Komunikasi Bisnis
Baca Juga  √ Pengertian Bakteri
Baca Juga  √ Pengertian Kinerja Keuangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *