√ Pengertian Ekspor dan Impor

pengertian-ekspor-dan-impor

Pendidikanku.Org – Kegiatan dari suatu perdagangan internasional itu tentunya melibatkan minimal 2 pihak atau sisi, yakni eksportir serta juga importir. Oleh karena itu pada artikel ini akan dibahas tentang Apa sih ekspor dan Impor itu ? berikut ini ulasannya :

Pengertian Ekspor

Pengertian-Ekspor

Ekspor ialah penjualan barang ke luar negeri dengan menggunakan sistem pembayaran, kualitas, kuantitas serta syarat penjualan lainnya yang sudah disetujui oleh pihak eksportir dan importir. atau Pengertian Ekspor lebih sederhananya adalah aktivitas menjual barang dari dalam negeri ke luar negeri. Sepuluh Kelompok hasil industri dengan nilai ekspor terbesar (Milyar US$)Pengertian Ekspor dan Impor.

ekspor
dari situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia

Untuk lebih jelas lagi silahkan buka situs resmi Kementerian Perindustrian Republik Indonesia

Tujuan dari eksportir ialah untuk dapat memperoleh keuntungan yang lebih. Harga barang-barang yang diekspor ke luar negeri tersebut akan lebih mahal jika dibandingkan dengan yang di dalam negeri.

Dengan adanya ekspor tersebutlah, pemerintah tersebut juga bisa memperoleh pendapatan yang berupakan devisa. Semakin banyak yang melakukan kegiatan atau aktivitas dari ekspor akan semakin besar pula devisa yang diperoleh oleh suatu negara.

Di Indonesia barang-barang yang diekspor oleh Indonesia itu terdiri dari 2 macam atau jenis , yakni minyak bumi serta gas alam (migas) dan juga nonmigas. Barang-barang yang termasuk kedalam migas antara lain minyak tanah, bensin, solar, dan juga elpiji.

Adapun barang-barang yang termasuk dengan nonmigas antara lain ialah sebagai berikut.

  1. Hasil dari pertanian dan perkebunan.
  2. Hasil dari laut terutama ialah ikan serta kerang.
  3. Hasil dari industri.
  4. Hasil dari tambang nonmigas.

Faktor yang Mempengaruhi Ekspor

Terdapat faktor yang dapat memengaruhi perkembangan dari kegiatan ekspor suatu negara. Faktor-faktor tersebut antara lain berasal dan dalam negeri ataupun keadaan pada luar negeri.

Beberapa Faktor yang mempengaruhi kegiatan ekspot adalah sebagai berikut.

  1. Kebijakan pemerintah di bidang perdagangan luar negeri
  2. Keadaan pasar di luar negeri dalam negeri
  3. Kelincahan eksportir untuk memanfaatkan peluang pasar

Kebijakan Ekspor

Untuk dapat mengembangkan ekspor, pemerintah juga bisa menerapkan kebijakan-kebijakan antara lain sebagai berikut.

  1. Menambah macam barang ekspor
  2. Memberi fasilitas kepada produsen barang ekspor
  3. Mengendalikan harga produk ekspor di dalam negeri
  4. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  5. Menjaga kestabilan kurs valuta asing
  6. Pembuatan perjanjian dagang internasional
  7. Peningkatan promosi dagang di luar negeri
  8. Penyuluhan kepada pelaku ekonomi

Pengertian Impor

Pengertian-Impor

Impor ialah aktivitas pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.  Kegiatan Impor in juga sangat dipengaruhi oleh 2 faktor yakni, pajak dan kuota.

Tingkat kegiatan impor ini dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan pajak (tarif) pada produk-produk impor. Pajak tersebut biasanya langsung dibayar oleh importir, yang setelah itu importir akan membebankan pajak tersebut kepada konsumen dengan menjual produk impor dengan harga lebih tinggi.

Itulah salah satu kemungkinan kenapa harga produk atau barang impor terlalu tinggi dari pada produk dalam negeri dan tentu karena kualitas dari produk atau barangnya juga. Pemerintah juga dapat menerapkan dan membatasi kuota (jumlah) pada produk atau barang yang dapat di impor.

Dikutip dari CNBC INDONESIA Dibawah ini merupakan daftar impor 2018

5 besar impor barang konsumsi

  • Daging lembu beku tanpa tulang sebesar US$ 15,1 miliar
  • Susu bubuk sebesar US$ 11,3 juta
  • Beras khusus sebesar US$ 4,7 juta
  • Apel sebesar US$ 4,6 juta
  • Anggur US$ 4 juta

5 besar impor bahan baku penolong

  • Peralatan helikopter sebesar US$ 143 juta
  • Kain katun sebesar US$ 133 juta
  • Kedelai sebesar US$ 97 juta
  • Peralatan elektronik lainnya US$ 87 juta
  • Bagian peralatan elektronik US$ 69 juta

5 besar impor barang modal

  • Laptop sebesar US$ 67 juta
  • Telepon sebesar US$ 45 juta
  • Mesin logam US$ 1,2 juta
  • Penggilingan US$ 300 ribu
  • Mesin air panas US$ 200 ribu.

Untuk lebih jelas mengenai contoh atau apa saja produk (barang) ekspor dan impor di Indonesia dapat mengunjungi situs resmi di

Kementrian Perindustrian Republik Indonesia Impor Atau bisa juga melihat perkembangan ekspor dan impor di indonesia di situs Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Ekspor dan impor ini sangat penting, bermanfaat dan tentu memiliki tujuannya masing-masing. Bila kegiatan dari ekspor dan impor berjalan baik, maka ekonomi suatu negara juga akan lebih maju. untuk lebih jelas lagi mengenai Tujuan ekspor dan impor dibawah ini


Tujuan dari Ekspor dan Impor

Setelah mengetahui pengertian dari ekspor dan impor yang sudah dijelaskan diatas, lantas apa tujuan dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini adalah tujuan dan Manfaat dari ekspor dan impor.

Tujuan ekspor

  1. Mengendalikan harga produk ekspor dalam negeri
  2. Menciptakan iklim usaha yang kondusif
  3. Menjaga kestabilan kurs valuta asing

Tujuan impor

  1. Mengurangi keluarnya devisa keluar negeri
  2. Memperkuat posisi neraca pembayaran
  3. Memenuhi kebutuhan dalam negeri

Manfaat Ekspor dan Impor

Manfaat ekspor dan impor – Pengertian ekspor dan impor serta tujuannya sudah dipaparkan diatas lantas apa manfaat dari ekspor dan impor ini. Dibawah ini merupakan manfaat dari ekspor dan impor, antara lain sebagai berikut :

Manfaat ekspor

  1. Memperluas pasar
  2. Menambah devisa negara
  3. Memperluas devisa negara
  4. Mengenalkan Produk Dalam Negeri
  5. Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
  6. Menjalin Kerjasama Antar Negara

Manfaat impor

  1. Memperoleh produk (barang) dan jasa yang tidak bisa dihasilkan.
  2. Memperoleh teknologi modern.
  3. Memperoleh bahan baku.

Contoh Ekspor dan Impor

Dibawah ini merupakan contoh dari ekspor dan impor, diantaranya sebagai berikut

10 Contoh Ekspor

Dibawah ini merupakan 10 contoh barang ekspor diantaranya sebagai berikut :

  1. Lemak dengan minyak hewan nabati
  2. Mesin serta peralatan listrik
  3. Perhiasan atau juga permata
  4. Alas kaki
  5. Kayu serta barang lainnya yang terbuat dari bahan kayu
  6. Pakaian jadi
  7. Kendaraan bermotor dan juga spare part nya
  8. Karet beserta juga barang lain yang terbuat dari bahan karet
  9. Bahan bakar mineral, serta
  10. Pesawat mekanik

10 Contoh Impor

Dan dibawah ini merupakan 10 contoh barang yang diimpor oleh Indonesia diantaranya :

  1. Beras berasal dari Vietnam dan Thailand,
  2. Jagung berasal dari India, Amerika Serikat, dan Argentina,
  3. Gula pasir berasal dari Malaysia, Korea Selatan dan Thailand,
  4. Gula tebuberasal dari Thailand, El Savador, dan Brazil,
  5. Daging ayam berasal dari Malaysia,
  6. Garam berasal dari Australia, German, dan India,
  7. Susu berasal dari Selandia Baru, Australia, dan Amerika Serikat,
  8. Bawang merah berasal dari India, Filipina, dan Thailand,
  9. Bawang putih berasal dari India, China, dan Vietnam,
  10. Lada berasal dari Belanda, Vietnam, dan India

Nah dari pengertian ekspor dan impor diatas sudah jelas bukan bahwa dua kegiatan ekspor dan impor memang berhubungan dan punya tujuan serta manfaat yang sangat baik bagi suatu negara.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Pengertian ekspor dan impor, Tujuan Ekspor impor, Manfaat Ekpor Impor, Contoh Ekspor Impor, Semoga dapat bermanfaat untuk anda.

Baca Juga  √ Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak
Baca Juga  √ Pengertian Empati
Baca Juga  √ Pengertian Komunikasi Interpersonal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *