√ Pengertian Fisika

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Fisika

Pengertian Fisika Adalah

Pendidikanku.Org – Fisika merupakan cabang dari ilmu pengetahuan alam (IPA) yang di dalam mempelajari mengenai gejala alam maupun fenomena alam serta seluruh interaksi yang terjadi didalamnya. Tujuannya ialah untuk memperoleh produk fisika yang sifatnya itu khas serta bisa dan mempu menjelaskan gejala alam tersebut.

Fisika ini disebut dengan ilmu alam karena memplejari tentang materi atau zat yang sifatnya fisis, perubahan, komposisi, dan energi yang dihasilkan. Dari situlah gambaran tentang bidang kajian dari ilmu fisika karena mempelajari seluruh materi yang ada di alam semesta.

Produk fisika yang dimaksud itu terdiri dari

  1. Konsep.
    Contoh di dalam konsep fisika, misalnya seperti; gaya, suhu, kecepatan, momentum, massa jenis, serta energi. Suatu hukum bisa selalu melibatkan konsep-konsep yang saling berhubungan.
  2. Hukum.
    Contohnya di dalam Hukum; Hukum Archimedes yang kemudian menyatakan perilaku benda apabila berada dalam suatu fluida, selalu melibatkan konsep gaya, percepatan gravitasi, volume, dan juga massa jenis.
  3. Teori.
    Contoh teori : Teori kinetik gas yang kemudian menjelaskan kaitan antara suhu, volume, dan juga energi kinetik partikel-partikel gas di dalam suatu ruang tertutup.

Berdasarkan konsep, hukum, dan juga teori yang ada, fisika ini kemudian bisa meramalkan suatu kejadian dan juga menciptakan teknologi yang berguna untuk kesejahteraan manusia.


Pengertian Fisika Secara Etimologi Dan Terminologi

Secara etimologi, Fisika ini asal katanya dari bahasa yunani “Fysikos” atau “fysis” yang memiliki arti “Alam” apabila Dalam bahasa Inggris, penulisannya itu menjadi “physics“.  Dalam sejarah yunani ini memang suatu bangsa yang paling dicatat sebagai peletak dasar-dasar ilmu fisika. Karna ada banyakan fisikawan yang berasal dari yunani.

Contohnya Leukippos dan Demokritos, merupakan guru dan murid dan orang paling awal yang mengembangkan gagasan mengenai atom. Mereka berdua kemudian merumuskan teori atom dengan memakai pendekatan filsafat. Bahkan, istilah dari kata atom ini berasal dari mereka.


Secara terminologi, fisika merupakan ilmu alam yang mempelajari mengenai materi dan gerak, dan juga hubungannya  dengan energi serta  gaya. Di awal perkembangannya, materi yang dipelajari di dalam ilmu fisika ini hanya sebatas materi yang bisa dilihat dan diamati oleh indera penglihatan. Namun dengan seiringnya perkembangan teknologi, cakupan materi nya pun meluas sampai yang tidak kelihatan oleh mata namun masih bisa diketahui dengan bantuan alat ukur.


Pengertian Fisika Menurut Para Ahli

Orang Yang Ahli Di Bidang Fisika Dikenal Dengan Fisikawan

Untuk dapat mengerti lebih dalam lagi mengenai Pengertian Fisika ini, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli, diantaranya sebagai berikut :

1. Menurut Gerthsen (1958)

Gerthsen (1958)


2. Menurut Herbert Druxes (1984)

Herbert Druxes (1984)


3. Mundilarto (2010)

Mundilarto (2010)


4. Koballa dan Chiapetta (2010)

Koballa dan Chiapetta (2010)


5. Menurut Suhandi (2011)

Suhandi (2011)


6. Fisika Menurut Trianto (2012)

Trianto (2012)


7. Fisika Menurut Wospakrik (2013)

Wospakrik (2013)


8. Menurut Marthen Kanginan (2013)

Marthen Kanginan (2013)


9. Menurut Nurris Septa Pratama dan Edi Istiyono (2015)

Nurris Septa Pratama dan Edi Istiyono (2015)


10. Menurut Firda Nikmah dkk (2019)

Firda Nikmah dkk (2019)


Proses Fisika

Terjadinya gerhana matahari total itu bisa diprediksi dan diramalkan, tidak hanya tanggalnya, tapi sampai pada hitungan detik.  Di dalam mempelajari gelaja ataupun fenomena alam, fisika ini menggunakan proses yang terdiri dari :

  1. Pengamatan.
  2. Pengukuran.
  3. Analisis.
  4. Penarikan kesimpulan.

Kesimpulan yang akan diambil haruslah  dilandasi dengan adanya sikap ilmiah, iyalah seperti dibawah ini:objektif.

  1. Skeptis.
  2. Menghargai fakta.
  3. Jujur.
  4. Tekun.
  5. Sabar.
  6. Tidak mudah menyerah.
  7. Hati-hati dalam mengambil kesimpulan.

Tujuan Mempelajari Fisika

Dalam mempelajari Ilmu fisika, tentu memiliki tujuan, dan tujuan dari mempelajari ilmu fisika adalah :

  1. Melatih otak untuk berfikir logis (masuk akal)
  2. Memahami dasar-dasar benda serta interaksinya
  3. Mengetahui dan juga menjelaskan fenomena alam yang terjadi
  4. Peluang kerja yang luas
  5. Mengikuti perkembangan tekhnologi
  6. Meneliti alam serta berbagai interaksi didalamnya

Hubungan Ilmu Fisika Dengan Ilmu Pengetahuan Lain

Salah satu tujuan dalam mempelajari ilmu fisika supaya bisa mengetahui bagian-bagian dasar dari benda serta juga mengerti interkasi antara benda-benda, dan juga mampu untuk menjelaskan mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Meskipun fisika ini terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika ini berlaku universal. Artinya Tinjauan dalam sebuah fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh dan mendapatkan hasil yang sama apabila ditinjau dari bidang fisika lain.

Selain dari  itu konsep-konsep dasar fisika ini tidak saja mendukung perkembangan fisika sendiri, namun juga pada perkembang ilmu lain serta  teknologi. Ilmu fisika ini menunjang riset murni ataupun terapan. Ahli-ahli geologi di dalam melakukan risetnya memakai  metode-metode gravimetri, akustik, listrik serta  mekanika.

Selain itu Peralatan modern yang ada di rumah sakit-rumah sakit itu juga menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi itu memerlukan optik spektografi serta  teknik radio. Begitu juga denganahli-ahli meteorologi “ilmu cuaca”, osenologi “ilmu kelautan” serta seismologi membutuhkan ilmu fisika.


Hakikat Fisika

Pada hakikatnya, ilmu fisika ini adalah sebuah kumpulan pengetahuan maupun pola dalam berfikir serta cara di dalam penyelidikan. Di dalam penerapan ilmu fisika itu tentu harus memperhatikan hakikat ilmu fisika, hakikat ilmu fisika adalah :

Fisika Sebagai produk

Diatas sudah dijelaskan secara singkat Fisika Sebagai produk, Di dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia itu terjadi interaksi antara manusia serta lingkungannya. Interaksi inilah yang kemudian memberikan sebuah pembelajaran kepada kita manusia sehingga menemukan pengalaman yang terus semakin menambah pengetahuan & kemampuannya serta juga berubah perilakunya.

Di dalam wacana ilmiah, hasil-hasil dari penemuan dari segala macam aktivitas penyelidikan yang kreatif dari para ilmuan di inventarisasi, dikumpulkan, serta disusun dengan secara sistematis dan menjadi kumpulan pengetahuan yang nantinya disebut sebagai produk “a body of knowledge“. Pengelaompokan dari hasil-hasil dari penemuan menurut pada bidang kajian yang sejenis itulah yang kemudian menghasilkan ilmu pengetahuan yang sekarang dikenal sebagai fisika, kimia, serta juga biologi. Untuk fisika, kumpulan pengetahuan tersebut bisa berupa fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori, dan model.


Fisika Sebagai Proses

Hakikat fisika sebagai proses “a way of investigating” ini memberikan suatu gambaran tentang bagaimana ilmuan bekerja di dalam melakukan penemuan-penemuan. Jadi, fisika sebagai proses ini memberikan gambaran tentang pendekatan yang dipakai di dalam  menyusun pengetahuan. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pemahaman fisika sebagai proses ini sangat kuat kaitannya dengan kata-kat kunci fenomena, dugaan, pengamatan, pengukuran, penyelidikan, dan publikasi.

Pembelajaran yang merupakan tugas dari seorang guru termasuk juga dalam bagian mempublikasikan. Dengan demikian, pembelajaran fisika sebagai proses ini hendaknya berhasil di dalam mengembangkan keterampilan pada proses sains pada diri siswa/i.


Fisika Sebagai Sikap

Dari kedua penjelasan hakikat fisika diatas, maka terlihat bahwa penyusunan fisika ini diawali dengan aktivitas kreatif seperti, pengamatan, penyelidikan, pengukuran dan percobaan dan itu semuanya itu membutuhkan proses mental dan juga sikap yang berasal dari pemikiran. jadi dengan pemikirannya seseorang itu bertindak dan bersikap sehingga pada akhirnya bisa melakukan aktivitas ilmiah.

Pemikiran para ilmuan yang bergrak dalam bidang fisika ini menggambarkan rasa ingin tahu serta rasa penasaran mereka yang besar, diikuti dengan rasa percaya, sikap objektif, jujur, dan terbuka dan juga mau mendengarkan pendapat orang lain. Sikap-sikap itulah yang kemudian memaknai Fisika Sebagai Sikap atau dikenal juga dengan “a way of thinking“.


Manfaat Fisika

  1. Dapat menyingkap rahasia alam
  2. Fisika berada didepan dalam perkembangan energi
  3. Berperan besar dalam penemua-penemuan teknologi
  4. Sebagai ilmu dasar dalam andil pengembangan teknologi
  5. Melatih berfikir logis dan sistimatis
  6. Dapat diaplikasikan di kehidupan sehari hari

Peran Fisika

Fisika ini memiliki peran penting dalam kehidupan dan juga dalam banyak bidang, beberapa diantaranya :

  1. Bidang Telemonikasi ,penemuan peralatan telemunikasi itu dengan memakai hukum fisika “gelombang”.
  2. Bidang industri,
    1. Dalam dunia industri yang melalui penelitian fisika banyak sekali menemukan suatu penemuian seperti bahan semikonduktor, peralatan optik, bahan polimer, penemuan mesin mesin industri,
    2. Dalam bidang industri otomotif AC sebagai pendingin ruangan yang menerapkan hukum termodinamika.
  3. Bidang Teknologi, Banyak peralatan teknologi canggih itu dengan menerapkan konsep dasar hukum fisika misal seperti teknologi digital yang menerapkan konsep gelombang elektromagnetik, penggunaan lampuTL, monitor komputer, layar LCD dll.
  4. Bidang Transportasi ,penerapan fisika pada transportasi ini mulai dari tradisionil sampai ke modern, seperti gerobak dan delman yang memakai gaya dorong. Peralatan transportasi darat yang memakai konsep kecepatan ,transpotasi laut serta  udara menerapkan hukum hukum fisika “fluida”.
  5. Bidang Pertanian ,Sistem pengairan dengan memakai pompa juga menerpakan hukum fisika, penggunaan teknologi Radiasi di dalam pertanian yang mengatasi serangan hama yang merusak tanaman pertanian.
  6. Bidang Kedokteran, Ditemukannya peralatan kedokteran seperti misalnya Endoskopi, CT scan, X -ray , radio terapi, dan elektromiogram.
  7. Bidang energi , yakni :
    1. penemuan energi listrik,
    2. penemuan pembangkit listrik tenaga surya,(PLTS) yang mengubah energi cahaya itu menjadi listrik
    3. penemuan energi radioaktif yang merupakan salah satu sumber energi alternatif.

Cabang Fisika

Fisika ini memiliki beberapa cabang – cabang keilmuan diantaranya :

1. Mekanika
2. Elektronika
3. Teknik Elektro
4. Elektrodinamis
5. Elektrostatis
6. Termodinamika
7. Bioelektromagnetik
8. Biolistrik
9. Fisika inti
10. Fisika radiasi
11. Fisika optik
12. Hidrologi
13. Fisika lingkungan
14. Geofisika
15. Meteorologi
16. Ekonomi fisika
17. Biomekanika
18. Mekanika klasik
19. Zat terkondesasi fisika
20. Mekanika relativistik
21. Fisika komputasi
22. Kosmografi (Astronomi)
23. Bidang teori kuantum
24. Teori relativitas umum
25. Astrofisika
26. Fisika nuklir
27. Biooptik
28. Kinematika

Nah itulah penjelasan Tentang Pengertian Fisika, Tujuan, Proses dan Cabang Ilmu Fisika, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Suhu
Baca Juga  Sifat Dan Hakikat Sosiologi Terlengkap
Baca Juga  √ Pengertian Kingdom Adalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *