√ Pengertian Heterozigot Dan Homozigot

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Heterozigot Dan Homozigot

Pengertian Heterozigot

Pendidikanku.OrgHeterozigot merupakan satu dari bentuk genotipe yang terjadi di tiap-tiap individu. Di keadaan tertentu heterozigot, alel-alel yang menempati lokus berbeda-beda di tiap-tiap kromosom. Di individu diploid misalnya, keadaan tersebut dilambangkan dengan Aa atau pun B1B2 (pilihan huruf nya itu bebas, bisa juga singkatan baku untuk gen). Kondisi heterozigot di bidang pertanian ini juga dimanfaatkan di dalam pembentukan varietas hibrida, hal ini karena berhubungan dengan gejala heterosis.

Zigot atau individu yang terbentuk oleh karna gamet-gamet yang tidak sama atau pun yang mengandung gen-gen yang tidak sama; di dalam genetika contohnya bisa diartikan sebagai Aa

Gen ini adalah  urutan asam deoksiribonukleat (DNA) yang memungkinkan suatu transmisi pada karakter yang diwariskan. Bentuk alternatif gen yang ada di tempat yang sama (lokus) do suatu kromosom homolog dikenal dengan istilah alel. Disaat organisme tersebut mempunyai alel yang berbeda di dalam suatu gen, maka hal itu diklasifikasikan dengan istilah heterozigot.

Bentuk gen yang berbeda ini yang kemudian menimbulkan efek yang juga menunjukkan ragam/variasa (mata yang berwarna coklat atau hitam, rambut berwarna pirang atau coklat, dll.). Di dalam kasus organisme homozigot, dan begitu sebaliknya, bentuk gen spesifik yang sama diturunkan dari ibu dan juga ayah.

Singkatnya, pada individu heterozigot, gen dari lokus yang sama (posisi tetap) dari kromosom homolog itu berbeda, karena organisme mempunyai alel yang tidak sama pada tiap-tiap kromosom ini. Inilah mengapa kalian memiliki 2 bentuk (alel) yang tidak sama dari tiap-tiap gen tertentu. Perlu juga untuk kalian ingat kalau tiap-tiap formulir warisan/turunan itu sesuai dengan salah satu orang tua ayah ataupun ibu (biologis).


Pengertian Homozigot

Homozigot ialah salah satu keadaan genotipe. Individu pada homozigot ini memiliki kromosom dengan alel yang sama di tiap-tiap lokus gennya. Nah hal ini dimiliki oleh Lokus dengan genotipe homozigot.

Istilah homozigot ini dipakai guna mengilustrasikan apa yang memiliki alel yang sama atau identik di dalam  sifat tertentu yang berada di lokus yang sama pada kromosom berpasangan (contohnya. Kromosom homolog). Di dalam organisme diploid, terdapat 2 set kromosom. Satu set itu berasal dari ibu sedangkan set lainnya itu dari ayah (Biologis).

Tiap-tiap kromosom ibu itu memiliki kromosom paternal yang sesuai untuk dicocokkan dengan berdasarkan lokusnya. Pada saat lokus di dalam kromosom yang cocok itu mempunyai alel yang sama, maka hal itu digambarkan yakni sebagai homozigot. Hal ini kemudian berarti bahwa kode alel untuk sifat yang sama.

Secara umum, manusia itu mempunyai gen yang sama. Sejumlah gen bervariasi. Hal ini yang kemudian mengendalikan sifat fisik serta kesehatan kita.

Tiap-tiap variasi ini yang kemudian disebut alel. Kalian mewarisi 2 alel untuk tiap-tiap gen.

Apabila alel identik, maka kalian homozigot untuk gen spesifik tersebut. Contoh, Hal ini bisa berarti kalian mempunyai dua alel untuk gen yang menyebabkan mata kalian berwarna cokelat.


Perbedaan Heterozigot Dan Homozigot

Istilah untuk “heterozigot” ini mengacu pada sepasang alel. Tidak seperti homozigot, menjadi heterozigot itu artinya kalian mempunyai 2 alel yang berbeda. Kalian mewarisi versi yang berbeda dari tiap-tiap orangtua.

Di dalam genotipe heterozigot, alel dominan itu akan mengesampingkan alel resesif. Hal tersebut karna, sifat dominan tersebut akan diekspresikan. Sifat resesif ini tidak akan dimunculkan, tetapi kalian tetap masih sebagai operator. Hal ini artinya kalian bisa meneruskannya kepada anak-anak kalian nantinya. Kebalikan dari menjadi homozigot, yang mana sifat alel yang cocok – baik dominan maupaun resesif – itu diekspresikan.

Secara singkat keduanya bisa dibedakan sebagai berikut :

  1. Ketika seorang individu mempunyai 2  salinan dari alel yang sama, maka kondisi genetik itu dikenal dengan istilah homozigot, sedangkan pada saat seseorang mempunyai 2 jenis alel yang berbeda, maka kondisi genetik ini dikenal dengan istilah heterozigot.
  2. Seorang individu homozigot bisa membawa alel dominan atau resesif disatu waktu, sedangkan pada individu heterozigot itu membawa alel dominan serta resesif pada satu waktu.
  3. Individu homozigot ini menghasilkan 1  jenis gamet, sedangkan untuk individu heterozigot itu menghasilkan 2 jenis gamet.

Contoh Heterozigot Dan Homozigot

Jadi di tahun 1903, Ada seorang pemulia tanaman yang bernama Johannsen, Johannsen ini berkebangsaan Swedia, beliau memakai istilah gen untuk bisa memberi nama faktor penentu sifat yang dikemukakan oleh Mendel. Jadi tiap-tiap gen yang mengendalikan sifat tersebut memiliki tempat ataupun posisi tertentu di suatu kromosom. Posisi atau letak gen di kromosom ini dikenal dengan sebutan lokus. misalnya seperti, gen-gen penentu bentuk suatu biji mempunyai lokus yang berbeda dengan gen-gen penentu warna pada biji. Nah untuk membedakan gen dari Iokus yang berbeda tersebut, maka dipakailah huruf yang berbeda, seperti A dan B.

Tiap-tiap gen ini mempunyai pasangan gen yang dikenal dengan istilah alel. Di tahun 1902, Bateson juga Snowdon kemudian memakai istilah homozigot dan heterozigot untuk bisa menunjuk kedudukan alel di lokus. Homozigot adalah dua alel yang sama yang ada pada 1 lokus, misalnya AA atau aa. Sedangkan Heterozigot adalah dua alel yang berbeda yang ada pada 1 lokus, misalnya Aa. Alel ada yang sifatnya menutupi alel Iain (dominan) serta ada yang tertutupi alel Iain (resesif).

Selain dari gen, Johannsen ini juga memakai istilah fenotipe serta genotipe. Fenotipe ini adalah sifat penampilan fisik yang bisa diamati, seperti misalnya pada warna, bentuk, dan juga tinggi . Genotipe sendiri adalah jenis gen yang mengendalikan fenotipe. Contohnya, untuk fenotipe bentuk biji dominan bulat itu ada dua jenis genotipe, yakni RR (homozigot) serta Rr (heterozigot). Dilain sisi, fenotipe bentuk biji keriput ini dikendalikan oleh genotipe rr (homozigot).

Jadi contoh heterozigot dan homozigot secara sederhana adalah :

  1. Contoh Genotip homozigot: sifat RR untuk rambut ikal homozigot
  2. Contoh Genotip heterozigot: sifat Aa untuk buah kecut heterozigot

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca Pengertian Heterozigot Dan Homozigot, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Daur Biogeokimia
Baca Juga  √ Pengertian Manusia Purba
Baca Juga  √ Pengertian Gen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.