Pengertian Orientasi Pasar, Tahap, Komponen, Fungsi dan Manfaat

Diposting pada
5/5 - (1 vote)

Pendidikanku.org – Orientasi Pasar “Market orientation adalah suatu pendekatan yang bisa kalian gunakan untuk memulai suatu bisnis, karena market orientation atau orientasi pasar ini berfokus untuk mencari produk atau jasa yang menarik untuk dijual, dengan mengetahui pengertian orientasi pasar ini kalian bisa mulai memahami permintaan yang ada di pasar terlebih dahulu.

Pengertian Orientasi Pasar, Tahap, Komponen, Fungsi, Manfaat

Orientasi Pasar Adalah

Pengertian orientasi pasar adalah suatu strategi atau pendekatan bisnis yang mengenalkan kebutuhan serta juga keinginan dari target konsumennya (Pasar).

Setelah itu, produsen itu kemudian akan membuat sebuah produk yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh para konsumen. Jadi, pada dasarnya market orientation atau oritentasi pasar ini merupakan strategi bisnis yang berorientasi pada kebutuhan serta keinginan pasar (Konsumen).

Dengan pendekatan Market Orientation atau orientasi pasar ini, brand loyalty serta word of mouth tersebut bisa ditingkatkan dengan sangat mudah.

Bagi perusahaan yang beorientasi pada pasar, riset pasar (market research) yang dilakukan itu harus berfokus pada mencari kebutuhan utama dari apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen begitu seterusnya intinya semua berhubungan dengan kepuasan konsumen.

Selain dari hal itu, informasi tentang kegemaran (yang diinginkan) maupun permasalahan yang sering dikeluhkan oleh konsumen juga menjadi sangat penting. Tentunya, apabila bisnis yang kalian lakukan ingin menggunakan pendekatan market orientation, maka kalian juga harus selalu tahu tren yang ada di pasar.


Apa yang membuat Orientasi Pasar itu penting ?

Berdasarkan pada pengertian diatas, Market orientation ini merupakan suatu strategi di dalam meningkatkan kemampuan adaptasi sebuah perusahaan. Karena berfokus pada kemauan konsumen tentu perusahaan yang berorientasi pada pasar tersebut perlu dan wajib untuk memastikan bahwa produk atau jasanya itu selalu diinginkan serta dibutuhkan.

Hal ini tentu lebih mudah apabila dibandingkan mengeluarkan produk baru dan konsumen kembali menyesuaikan pada produk yang dikeluarkan, hal ini lah yang kemudian menjadi salah satu kelemahan dari Market Orientation ini karena menurunkan daya inovasi.


Fungsi dan Manfaat Orientasi Pasar

Hasan (2008), orientasi pasar mempunyai fungsi dan manfaat sebagai berikut :

  1. Nemfokuskan perusahaan pada diferensiasi serta efisiensi produk dengan berdasarkan orientasi pasar.
  2. Agar membuat para manajer itu mampu mengurangi penekanan pada strategi orientasi produk di dalam merespon pasar.
  3. Memfokuskan pada sistem organisatorial, seperti sentralisasi dan juga formalisasi.

Dibawah ini merupakan manfaat dari orientasi pasar diantaranya sebagai berikut:

  1. Membantu perusahaan di dalam memproduksi produk atau jasa yang sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen.
  2. Membantu di dalam memproduksi produk itu secara lebih efisien dibandingkan para pesaing.
  3. Menjelaskan mengenai perbedaan kinerja yang dicapai oleh suatu perusahaan.
  4. Adanya orientasi pasar tersebut juga bisa mengarahkan perusahaan pada competitive advantage yang bisa atau dapat dipertahankan dengan cara melalui aktivitas internal serta eksternal, diantaranya :
    1. Internal. Misalnya: investasi ulang, ambiguitas kasual (lebih mampu mengenal kemampuan diri dengan lebih baik) serta melakukan adaptasi orientasi pasar (adaptation of more market oriented).
    2. Eksternal. Seperti Misalnya:
      1. intangibility,
      2. kecepatan mobilitas,
      3. adaptasi dengan perubahan,
      4. kompleksitas sosial,
      5. efisiensi massal,
      6. ambiguitas eksternal, serta
      7. peningkatan efektivitas sejalan dengan waktu dan juga pengetahuan prosedural.

Komponen Orientasi Pasar

Narver dan Slater (1990), mengungkapkan ada 3 komponen perilaku orientasi pasar diantaranya :

Orientasi Pelanggan

Orientasi Pelanggan adalah suatu pemahaman perusahaan terhadapat target buyer sehinga bisa menciptakan superior Value kepada mereka secara terus menerus.

Pengukuran orientasi pelanggan ini bisa dilihat dari indikator dibawah ini :

  1. Manajer atas itu mendiskusikan tentang kebutuhan serta juga preferensi pelanggan.
  2. Berkeharus di dalam penyediaan layanan bagi para customer sekalipun transaksi penjualan itu sudah berakhir.
  3. Perusahaan mempunyai database pelanggan secara detail dan rinci.
  4. Secara teratur mengkaji dampak dari perubahan lingkungan bisnis terhadap pelanggan.

Orientasi Pesaing

Orientasi pesaing ini merupakan suatu pemahaman akan kekuatan serta juga kelemahan jangka pendek serta kapabilitas dan juga strategi jangka panjang dari para pesaing bisnis suatu perusahaan sebagai pesaingan potensial.

Pengukuran orientasi pesaing bisa dilihat dari indikator berikut :

  1. Secara cepat merespon atau mengambil keputusan dari tindakan pesaing yang berkaitan dengan strategi penetapan harga.
  2. manajer atas itu kemudian mendiskusikan mengenai strategi serta juga perilaku para pesaing.
  3. Secara rutin mengevaluasi aktivitas atau kegiata para pesaingnya.

Koordinasi Antar Fungsional

Koordinasi Antar Fungsional ini adalah merefleksikan pendayagunaan secara terkoordinasi seua sumber daya yang ada di dalam perusahaan dalam rangka menciptakan superior costumer value bagi pembeli. hal ini penting di lakukan supaya seluruh sumber daya itu dapat berfungsi secara maksimal di dalam menciptakan nilai dan kepuasan pelanggan atau customernya.

Pengukuran koordinasi antar fungsi tersebut bisa atau dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya :

  1. Aktivitas segala fungsi departemen berbeda dikoordinasikan dengan baik.
  2. Stafg pemasaran kemudian meluangkan waktu di dalam berdiskusi tentang kebutuhan masa depan para customernya dengan departemen fungsional yang lainnya.
  3. Data kepuasan pelanggan tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh departemen secara berkala.
  4. Terdapat pertemuan antar departemen minimalnya sekali dalam tiga bulan di dalam mendiskusikan mengenai trend dan juga perkembangan pasar.

Pengukuran Orientasi Pasar

Dengan mengelola informasi dengan upaya yang sistematis tentu perusahaan dapat mempertahankan produknya di dalam persaingan pasar yang kompleks.

Pentingnya kepuasan pelanggan itu harus dilayani dengan baik dengan perusahaan itu bersifat responsife terhadapat kebutuhan pelanggannya.

Tjiptono dkk (2008), di dalam mengukur orientasi pasar itu ada dua perspektif diantaranya :

1. Perspektif Budaya

Perspektif budaya ini menitikberatkan kepada nilai-nilai dan juga norma-norma organisasi yang mendorong perilaku yang konsisten dengan orientasi pasar.

Di dalam perspektif budaya ini, orientasi pasar tersebut kemudian diukur berdasarkan tiga hal

  1. beriorientasi pada pelanggan,
  2. pesaing, dan
  3. berkoordinasi antar fungsi.

2. Perspektif Behavioral

Perspektif behavioral ini adalah sautu proses atau perilaku organisasi yang terdiri dari  pengumpulan inteligensi pasar secara sistematik yang berhubungan dengan kebutuhan pelanggan, penyebarluasan inteligensi pasar kepada seluruh unit organisasi, serta juga merancang dan mengimplementasikan respon organisasi terhadap inteligensi pasar secara terkoordinasi juga menyeluruh.


Contoh Orientasi Pasar

Dibawah ini merupakan contoh dari perusahaan yang berorientasi pada pasar (market orientation), perusahaan ini pasti kalian tau karena ini merupakan perusahaan besar :

Perusahaan Coca Cola

Coca-cola itu memfokuskan dana yag besar di dalam melakukan riset pada konsumennya tentang rasa apa yang mereka sukai serta yang mereka mau atau inginkan. Dengan informasi yang di dapat dari riset tersebut, perusahaan minuman itu kemudian terus mengembangkan produk-produk yang diinginkan para konsumennya, seperti produk Minute Maid dan lain-lain.


Perusahaan Intel

Intel yang bergerak pada bidang penyedia chip semi konduktor ini juga contoh lain perusahaan yang berorientasi pada pasar. Produk-produknya yang dikeluarkan itu selalu disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi konsumennya, seperti virus dan crash, setelah mereka tau tentang apa yang dibutuhkan konsumennya maka intel fokus pada penyelesaian masalah konsumen yakni dengan mengembangkan produk yang tahan virus dan crash.


Ruang Lingkup dan Tingkatan Orientasi Pasar

Hasan (2008), Ruang lingkup dari orientasi pasar (Market orientation) ini bisa dilihat dari model deteminan orientasi pasar terhadap sukses bisnis, seperti pada peningkatan kinerja finasial, pertumbuhan penjualan serta profitablitas.
Adapun ruang lingkup dari market orientation dan determinasi sukses bisnis ini bisa dilihat pada gambar berikut :

Ruang Lingkup dan Tingkatan Orientasi Pasar

Ada 3 Kekuatan fundamental yang mendorong tingkat bisnis orientasi pasar yang baik, diantaranya :

  1. Marketing Knowledge
    Merupakan tingkat manajer dan karyawan yang sudah di didik dan di latih dalam pemasaran secara langsung
  2. Marketing Leadership
    Merupakan orientasi pasar dari unit bisnis yang dimulai dari atas, apabila manajemen dan juga manajer inti marketing tidak memiliki orientasi pasar yang kuat, maka tentu akan sulit bagi para unit bisnis di dalam membangun level marketing yang baik.
  3. Employee Satifaction.
    Apabila Karyawan tidak bahagia di dalam pekerjaannya maka akan sulit orientasi pasar ini mencapai tujuan dari perusahaan karena tidak berdampak pada pelanggan.

4 Tahap Orientasi Pasar

Untuk melakukan market orientation, ada beberapa tahap yang perlu dilakukan.

1. Tentukan tujuan

Tentukan tujuan yang ingin dicapai serta bisa disetujui oleh pihak yang terkait, disaat menentukan tujuan juga penting untuk melihat nya dari sudut pandang konsumen di dalam memenuhi apa yang dibutuhkan konsumen.


2. Riset konsumen

Sama seperti yang dilakukan oleh kedua perusahaan diatas bahwa penting untuk riset tentang apa yang diinginkan atau permasalahan konsumen, informasi ini bisa berupa data kualitatif ataupun kuantitif.


3. Susun tim

Tentunya, untuk menggunakan market orientation ini perlu untuk melibatkan banyak fungsi serta departemen di dalam bisnis. Oleh karena itu, silahkan kalian membuat tim dari berbagai fokus bidang, seperti dari business development, sales, marketing, sampai pada customer service. Dari keahlian tersebut maka dapat mengumpulkan banyak sekali informasi yang bisa kalian dapatkan.


4. Buat customer journey map

Customer journey map merupakan salah alat bantu untuk bisa memahami interaksi pengguna dengan produk kalian. Dengan menggunakan customer journey map, maka kalian akan lebih dapat melihat perjalanan konsumen dan juga permasalahan yang mereka alami. Dari informasi itu juga, kalian bisa memberikan solusi yang lebih baik serta sesuai dengan kebutuhan mereka sesuai dengan yang mereka inginkan.


Akhir Kata

Jadi dapat disimpulkan bahwa market orientation atau orientasi pasar ini adalah suatu pendekatan strategis bisnis yang dilakukan untuk meraih tujuan perusahaan dengan orientasi kepuasan dan kebutuhan pelanggan.

Demikialah uraian tentang Pengertian Orientasi Pasar, Tahap, Komponen, Fungsi dan Manfaat, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  Pengertian Akuntasi Menurut Para Ahli
Baca Juga  √ Pengertian Hukum Adat
Baca Juga  7 Jenis Peluang Usaha Yang Menjanjikan Wajib Dicoba