Pengertian Data Mart Adalah

Data-Mart-Adalah

Pengertian Data Mart

Pendidikanku.orgData Mart adalah subset data yang dipakai untuk keperluan analisis dan memberikan penggunanya data yang tepat dengan waktu yang cepat. Dengan Data Mark ini tentu permintaan golongan ataupun kelompok dapat dipenuhi.

Data Mart dikenal juga sebagai Pasar Data adalah subset data yang disimpan di dalam data warehouse (Gudang Data). Data Mart ini berorientasi pada subjek yang isinya repositori data ringkasan.

Pengertian data mart adalah bagian dari data warehouse tersebut dan berada pada level departemen pada suatu perusahaan atau organisasi. Data mart tersebut menangani sebuah business proses, misalkan pada penjualan, maka hanya pada proses penjualan itu saja yang akan  ditangani pada data mart.

Data – data yang dikumpulkan ini adalah untuk keperluan analisis yang sangat penting untuk bisnis, contohnya seperti pada penjualan, marketing dan keuangan. Jadi di dalam data mart ini hanya melingkupi subset data spesifik saja.

Data Spesifik ini tentu sangat penting di dalam mengisolasi set atau kumpulan data yang lebih kecil agar aksesnya bisa mudah dilakukan bagi end-user.


Jenis Data Mart

Terdapat 2 untuk bisnis bisa membangun data mart, diantaranya :

  1. Membuat Data Mart dari Data Warehouse.
  2. Membuat Data Mart Independen dari data sumber dan menyusun data warehouse berdasarkan data yang diterima.

3 jenis cara merancang atau desain data mart adalah :

Dependent Data Mart

Di dalam teknik ini, Dependent Data Mart adalah bagian dari data warehouse fisik, Dan karena hal ini, maka kalian perlu membuat data warehouse dulu setelah itu membuat data marts yang diperlukan.

Jadi dengan jenis ini data mart itu dibentuk dari data warehouse, oleh karena hal tersebut, kita tidak perlu lagi melakukan integrasi data marts karena dengan secara otomatis sudah terintegrasi, dan karena hal itu Dependent data mart ini dikenal dengan pendekatan top-down.


Independen Data Mart

Kalau ini kebalikannya dari dependen data mart, artinya data mart itu dibuat terlebih dahulu baru membangun data warehouse menggunakan data mart independen. Karena hal ini juga, mka perlu dilakukan terlebih dahulu integrasi data, Dan independent data mart ini dikenal juga dengan istilah bottom-up.


Hybrid Data Mart

Menggabungkan masukan dari sumber lain selain dari data warehouse, hal ini berguna di dalam banyak kondisi ataupun situasi. Terutamannya pada situasi yang mana integrasi adhoc itu diperlukan, seperti kelompok atau produk yang baru ditambahkan.


Tahapan Membuat Data Mart

Dibawah ini adalah tahapan di dalam membangun data mart, sebagai berikut :

Desain

Desain ini merupakan hal pertama perlu dan wajib untuk dipikiran dan juga perlu dilakukan analisis hal ini dilakukan agar elemen yang dinginkan ada serta tersedia semua untuk membuat data mart dan juga membuat logika (logical) beserta dengan desain fisik (physical design).


Kontruksi

Di dalam tahap ini kita juga perlu membuat database fisik beserta struktur logikanya agar bisa memberikan akses cepat dan efektif ke dalam data dengan berdasarkan desian yang sudah dibuat.


Populating

Di dalam ini mencakup seluruh tugas yang berkaitan dengan memperoleh data dari sumber, membersihkan, mengubah, dan juga memindahkan ke data warehouse / data mart.


Accessing

Perlu akses dan merapikan data ke dalam tempatnya yang sesuai supaya bisa dipakai, seperti memberikan query, membuat laporan, analasis, dan lain sebagainya.


Managing

Hal ini perlu dilakukan setelah data mart itu sudah berhasil dibuat, agar mengelola sistem itu selama waktu yang dibutuhkan.


Keuntungan dari Data Mart

Adapun keuntungan dari data mart adalah sebagai berikut :

  1. Akses yang efisien
    Data mart ini merupakan solusi hemat waktu dalam hal mengakses serangkaian data spesifik untuk keperluan Business intellegent(BI).
  2. Alternatif data warehouse murah
    Data mart ini pun bisa menjadi alternatif dengan biaya yang sangat murah di dalam mengembangkan data warehouse suatu perusahaan, yang mana set data yang dibutuhkan itu pastinya lebih kecil. Mart data independen bisa aktif serta berjalan dalam kurun waktu seminggu atau kurang.
  3. Meningkatkan kinerja data warehouse
    Mart data dependen dan hybrid bisa meningkatkan kinerja data warehouse dengan cara mengambil beban pemrosesan, dalam hal memenuhi kebutuhan analis. Pada saat dependen mart tersebut ditempatkan pada fasilitas pemrosesan yang terpisah, Maka dengan ini mereka dengan secara signifikan akan menurunkan biaya pemrosesan analisis.
  4. Pemeliharaan data
    Departemen yang berbeda bisa memiliki serta juga mengendalikan data mereka.
  5. Pengaturan sederhana
    Desain yang sederhana tentu membutuhkan keterampilan secara teknis yang lebih sedikit untuk diatur.
  6. Analisis
    Indikator kinerja utama (KPI) bisa dengan mudah untuk didapatkan atau dilacak.
  7. Entri yang mudah
    Data mart ini pun juga bisa menjadi blok bangunan proyek data warehouse suatu perusahaan di waktu mendatang.

Perbedaan Data Warehouse dan Data Mart

Berikut ini merupakan Perbedaan Data Warehouse dan Data mart , antara lain ialah sebagai berikut :

Data Warehouse Data Mart
Lingkungan (Scope) Perusahaan atau Interprice Departemen
Subjek Multiply Single
Sumber Data Banyak Sedikit
Ukuran Data 100 GB>1 TB <100 GB
Waktu Implementas Berbulan-bulan – Bertahun- tahun Beberapa bulan

Itu Saja pembahasan kali ini, kami berharap penjelasan tentang Pengertian Data Mart, Jenis, Tahapan dan Keuntungan, bisa bermanfaat untuk kalian, terima kasih.

Baca Juga  √ Pengertian Hukum Adat
Baca Juga  √ Pengertian Promosi 
Baca Juga  Pengertian Sistem Sosial

Related posts