√ Pengertian Sistem Informasi Geografis

Diposting pada

pengertian sistem informasi geografis

Pengertian Sistem Informasi Geografis

Pengertian & Komponen Sistem Informasi Geografis  – Sistem Informasi Geografis adalah salah satu sistem modern yang digunakan untuk dapat menganalisa gejala keruangan dengan menggunakan komputerisasi. Baca uintuk lebih jelas mengenai Pengertian Sistem informasi Geografis Menurut Para Ahli  . Setiap instansi pemerintah daerah akan memerlukan Sistem Informasi Geografis untuk dapat merencakan proses dalam pembangunan pada daerah tersebut. Sistem Informasi Geografis (SIG) mempunyai 6 komponen agar dapat berfungsi. John E. Harmon, Steve J. Anderson menyatakan pendapatnya bahwa komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) terdiri atas :
Komponen Sistem Informasi Geografis
Komponen Sistem Informasi Geografis

Komponen Sistem Informasi Geografis

Terdapat 6 Komponen Sistem Informasi Geografis antara lain sebagai berikut :
  • 1. Manusia , pada komponen ini manusia berada pada arti orang yang mengoperasikan / menjalankan / menggunakan Sistem Informasi Geografis  dalam pekerjaannya.
  • 2. Aplikasi, pada komponen ini Aplikasi adalah suatu prosedur yang digunakan dalam mengolah data menjadi sebuah informasi misalnya klasifikasi, penjumlahan, tabulasi serta lainnya.
  • 3. Data, pada komponen ini data merupakan suatu data spasial/grafis serta data atribut. Data spasial adalah suatu data yang berupa representasi fenomena dari permukaan bumi yang dapat berupa foto udara, citra satelit, koordinat dan lain sebagainya . sedangkan Data atribut merupakan suatu data yang merepresentasikan aspek deskriptif pada fenomena yang dimodelkan seperti contoh;,  data sensus ekonomi / penduduk / pertanian , mengenai jumlah penganguran dan lainnya.
  • 4. Software, pada komponen ini software adalah  perangkat lunak SIG yang berupa program aplikasi yang mempunyai kemampuan pengolahan, penyimpanan, pemrosesan, analisis serta  penayangan data spasial. Contohnya adalah Arc View, Map Inf, ILWIS.
  • 5. Hardware, pada komponen ini hardware adalah perangkat keras yang dibutuhkan untuk  dapat menjalankan sistem komputer seperti halnya CPU, plotter, digitizer, RAM, hardisk dan lain sebagainya .
  • 6. Metode, adalah langkah / cara / tahapan yang digunakan dalam pengoperasian sistem informasi geografi mulai dari awal sampai akhir.

Pengertian SIG menurut beberapa ahli

Dibawah ini adalah beberapa pengertian SIG yang dipaparkan oleh beberapa para ahli, diantaranya ialah  sebagai berikut :

Menurut Marbel et al (1983)

SIG (Sistem Informasi Geografi) ini adalah suatu sistem penanganan data keruangan.


Menurut Burrough (1986)

SIG ini ialah sebuah sistem berbasis komputer yang dipakai untuk dapat atau bisa memasukan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan juga mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk segala macam tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan juga perencanaan.


Menurut Berry (1988)

SIG ini ialah suatu sistem informasi, referensi internal, serta juga otomatisasi data keruangan


Menurut Arronoff (1989)

Bahwa SIG ini merupaakan sebuah sistem dengan basis komputer yang mempunyai suatu kemampuan di dalam menangani data tersebut dengan bereferensi geografi ialah manajemen data (penyimpanan dan juga pemanggilan kembali), manipulasi serta juga juga analisis data, pemasukan data, dan juga keluaran yakni ialah sebagai hasil akhir (output). Hasil akhir (output) itu kemudian bisa atau dapat dijadikan yakni sebagai acuan di dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berkaitan atau juga berhubungan dengan geografi.


Menurut Gistut (1994)

SIG ini merupakan suatu sistem yang bisa atau dapat mendukung di dalam pengambilan keputusan spasial serta juga mampu di dalam mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi tersebut dengan ciri-ciri atau-karakteristik fenomena yang ditemukan disuatu lokasi atau pun juga wilayah tersebut. SIG yang lengkap tersebut kemudian melingkupi metodologi dan juga teknologi yang diperlukan data spasial hardware (perangkat keras), Software (perangkat lunak) dan juga struktur organisasi.


Menurut Chrisman (1997)

SIG ini ialah suatu sistem yang terdiri dari  manusia (brainware), perangkat lunak, perangkat keras,data,organisasi dan juga lembaga yang dipakai di dalam mengumpulkan, menganalisis,menyimpan, serta juga menyebarkan informasi-informasi tentang daerah atau wilayah pada permukaan bumi.


Manfaat Sistem Informasi Geografis

Inventarisasi sumber daya alam
Manfaat Sistem Informasi Geografis untuk data kekayaan sumber daya alam antara lain sebagai berikut:
  1. Untuk dapat mengetahui persebaran dari berbagai sumber daya alam, contohnya  minyak bumi,  emas, besi ,batubara, dan barang tambang lainnya.
  2. Untuk dapat mengetahui persebaran kawasan lahan, Contohnya:
    1. Kawasan lahan potensial & lahan kritis;
    2. Kawasan hutan yang masih baik & hutan rusak;
    3. Kawasan lahan pertanian & perkebunan;
    4. Pemanfaatan pada perubahan penggunaan lahan;
    5. Rehabilitasi & konservasi lahan.

Untuk pengawasan daerah bencana alam
  1. Kemampuan Sistem Informasi Geografi (SIG) sebagai pengawasan daerah bencana alam, contohnya:
    1. Untuk dapat memantau luas dari wilayah bencana alam;
    2. Sebagai alat bantu dalam Pencegahan bencana alam di masa datang;
    3. Untuk dapat menyusun rencana dalam pembangunan kembali pada daerah bencana;
    4. Sebagai penentuan tingkat bahaya erosi;
    5. Untuk Prediksi ketinggian banjir;
    6. Untuk Prediksi tingkat kekeringan.

Bidang sosial
Dalam bidang sosial Sistem informasi Geografis (SIG) dapat dimanfaatkan pada hal-hal seperti berikut :
  1. Untuk dapat mengetahui  potensi & persebaran penduduk.
  2. Untuk dapat mengetahui luas & persebaran lahan pertanian dan juga kemungkinan pola drainasenya.
  3. Melakukan pendataan & pengembangan jaringan transportasi.
  4. Melakukan pendataan & pengembangan pusat-pusat pertumbuhan serta pembangunan.
  5. Melakukan pendataan & pengembangan permukiman penduduk, sekolah, rumah sakit, kawasan industri,  sarana hiburan serta rekreasi / perkantoran.

Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografis (SIG)

Terdapat ruang lingkup SIG terdiri dari 5 proses atau tahapan dasar, diantaranya :

Input Data

Proses input data itu dipakai untuk memasukkan daya spasial serta data non spasial. Data spasial tersebut dapat atau bisa berbentuk peta analog. SIG tersebut kemudian harus memakai peta digital sehingga peta analog itu kemudian harus dikonversi ke bentuk peta digital yakni dengan memakai alat digitizer. Kecuali tersebut proses digitasi dapat atau bisa pula dilakukan proses overlay itu dengan melakukan proses scanning dipeta analog.

Manipulasi Data

Tipe data yang perlukan oleh SIG ini kemungkinan tersebut harus dimanipulasi supaya sesuai dengan sistem yang diguakan. Untuk itu, SIG tersebut mampu melaksanakan fungsi edit baik untuk data spasial atau juga non spasial

Manajemen Data

Jika data spasial tersebut telah atau sudah diinput maka proses selanjutnya ini merupakan pengolahan data non spasial. Pengolahan data non spasial tersebut meliputi pemakaian DBMS untuk menyimpan data yang ukurannya besar.

Query dan Analisis

Query ini merupakan suatu proses analisis yang dilaksanakan secara tabular. Secara fundamental SIG tersebut bisa atau dapat melakukan dua jenis analisis data, diantaranya :

  • Analisis Proximity
    Analisis proximity ini merupakan analisis geografi berbasis jarak antar layer. SIG tersebut memakai proses buffering guna menentukan dekatnya keterkaitan antar sifat bagian yang ada.
  • Analisis Overlay
    Overlay ini merupakan suatu proses penyatuan data lapisan layer yang berbeda. Secara sederhana, overlay ini merupakan suatu operasi visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk kemudian bisa disatukan secara fisik.

Visualisasi

Sebagian tipe operasi geografis, hasil akhir yang paling baik itu kemudian ditampilkan di dalam bentuk peta atau juga grafik. Peta sangat efektif untuk menyimpan serta juga memberikan informasi geografis.

Sekian dan terima kasih sudah membaca mengenai Komponen dan Manfaat dari Sistem informasi geografis , semoga dapat bermanfaat untuk anda , salam hangat dari Pendidikanku.org
Baca Juga  √ Pengertian Kimia Organik dan Anorganik
Baca Juga  √ Pengertian Flowchart dan Simbol
Baca Juga  √ Pengertian Kata Baku dan Kata Tidak Baku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *