√ Aset-Led Marketing Adalah

Diposting pada

Aset-Led Marketing

Pengertian Aset-Led Marketing

Asset-led marketing merupakan filosofi pemasaran di mana perusahaan seharusnya itu mendasarkan strategi pemasarannya pada kompetensi intinya, bukan murni pada apa yang diinginkan pelanggan. Perusahaan memanfaatkan kompetensi inti di dalam menciptakan inovasi, mendorong efisiensi serta juga megembangkan produk berkualitas serta daya tanggap pelanggan.


Cara Kerja Aset-Led Marketing

Fokus pada kompetensi inti kemudian mengatasi kelemahan di dalam orientasi pasar. Di bawah orientasi pasar, perusahaan kemudian memprioritaskan kepuasan pelanggan di dalam pengembangan produk. Mereka mengidentifikasi tren kebutuhan konsumen dengan melalui riset pasar. Dari informasi tersebut, perusahaan mengembangkan bauran pemasaran yang sesuai.

Orientasi pasar seringkali mahal serta membutuhkan sumber daya yang signifikan. Selera konsumen pun sangat bervariasi lebih dari apa yang mampu dieksploitasi dengan aset perusahaan yang ada saat ini.

Selain dari itu, kebutuhan serta keinginan konsumen terus berubah dari waktu ke waktu. Dan, seringkali, perusahaan tidak cukup fleksibel di dalam beradaptasi dengan itu semua. Misalnya, mereka sudah memenuhi persyaratan pelanggan. Tetapi, produk tetap gagal. Alasannya, produk tersebut tidak lebih baik daripada penawaran pesaing.

Karena alasan semacam itu, upaya untuk terus beradaptasi dengan dinamika permintaan serta persaingan kemudian menjadi sangat kompleks serta bisa membuat perusahaan kehilangan fokus.

Mengembangkan strategi di sekitar kompetensi inti kemudian menjadi jalan untuk lebih fokus serta menghasilkan yang terbaik. Kompetensi inti tersebut mencakup sumber daya serta kapabilitas yang dimiliki perusahaan.

Sumber daya mewakili aset spesifik di dalam menunjang keunggulan biaya atau juga diferensiasi. Itu mungkin berkaitan dengan modal manusia, aset fisik seperti teknologi produksi, atau pun juga aset non fisik seperti ekuitas merek serta reputasi perusahaan.

Kapabilitas merepresentasikan kemampuan perusahaan di dalam memanfaatkan aset-aset itu secara efektif. Itu terbenam di dalam rutinitas perusahaan serta sulit ditiru oleh pesaing.

Dengan memanfaatkan kompetensi inti, perusahaan kemudian berusaha di dalam mendorong efisiensi serta inovasi. Mereka juga bisa memanfaatkan pengetahuan mengenai pelanggan di dalam mengembangkan produk berkualitas.

Beberapa perusahaan ternama global memakai pendekatan ini. Seperti Coca Cola memakai reputasi merek yang kuat serta jaringan distribusi yang ekstensif di dalam meluncurkan segala macam varian produk seperti Diet Coke serta Coke free Coke. Apple dan juga Microsoft mengembangkan produk di sekitar produk inti mereka, memanfaatkan pengetahuan know-how guna dapat terus menyempurnakan produk.

Jadi, asset-led marketing ini membutuhkan perusahaan untuk fokus dikompetensi inti mereka. Dan, itu dapat menghasilkan strategi yang berbeda antar perusahaan, tergantung pada apa yang ada di mereka.

Pendekatan tersebut juga tidak sepenuhnya mengabaikan tuntutan pelanggan. Beberapa perusahaan mungkin mempunyai pengetahuan pelanggan yang mendalam, misalnya dengan melalui customer relationship management yang ada. Sehingga, mereka bsisa memanfaatkannya untuk kemudaian mengembangkan produk baru.

Baca Juga Tentang : Pengertian CRM, Klasifikasi, Dimensi. Manfaat, Strategi & Fase


Keunggulan dan Kelemahan Aset-Led Marketing

Beberapa sisi positif asset-led marketing adalah:

  1. Kurang mengkonsumsi sumber daya disebabkan karna perusahaan memanfaatkan aset yang sudah ada.
  2. Loyalitas merek disebabkan karna perusahaan memfokuskan strategi di sekitar kompetensi inti mereka di dalam menciptakan produk yang inovatif serta berkualitas.
  3. Hemat biaya dengan melalui pengurangan biaya seperti riset pasar.

Sementara itu, sisi negatif asset led marketing diantaranya :

  1. Adaptabilitas rendah disebabkan karna perusahaan kurang cepat di dalam menanggapi perubahan selera serta  preferensi konsumen.
  2. Penerimaan rendah disebabkan karna perusahaan tidak cukup fleksibel serta adaptabilitas yang rendah.
  3. Kehilangan peluang pertumbuhan disebabkan karna perusahaan berkonsentrasi pada apa yang mereka miliki serta  melupakan peluang pemasaran lainnya.
  4. Bias ke dalam (inward bias) disebabkan karna perusahaan mengasumsikan merek serta keunggulan kompetitif mereka masih relevan padahal pasar mempersepsikan sebaliknya.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Aset-Led Marketing, Cara Kerja, Kelebihan dan Kelemahan, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Interaksi Manusia Komputer
Baca Juga  √ Siklus Hidup Pengembangan Sistem Informasi
Baca Juga  √ Pengertian Laporan Keuangan