√ Cara Membuat Perencanaan Bisnis

Diposting pada

Pengertian Perencanaan Bisnis

Pengertian Perencanaan Bisnis (Business Plan)

Pengertian perencanaan bisnis ini merupakan pernyataan tertulis yang dapat atau bisa menggambarkan bisnis, produk atau layanan tersebut di masa depan. Rencana bisnis ini biasanya akan dibuat oleh seorang pebisnis pada proses awal bisnis di mulai. Atau pun juga dapat atau bisa dibuat pada saat bisnis sudah berjalan yang memiliki tujuan untuk mengubah arah strategi. Pengertian perencanaan bisnis tersebut juga dapat atau bisa di definisikan ialah sebagai dokumen yang merangkum tujuan operasional serta keuangan bisnis.

Rencana bisnis tersebut biasanya berisi mengenai rencana detail serta anggaran yang menunjukan bagaimana tujuan bisnis bisa atau dapat di wujudkan. Biasanya sebagian perusahaan membuat rencana bisnis tersebut mencakup tiga sampai lima tahun. Perencanaan bisnis tersebut adalah langkah pertama yang penting bagi bisnis serta juga peta sukses bagi siapapun yang ini memulai bisnis. Dengan adanya penulisan rencana bisnis tersebut juga dapat membantu pengusaha untuk menganalisa kelemahan konsep, kesalahan persepsi pasar, serta juga hal-hal spesifik lainnya yang bisa atau dapat menyebabkan tujuan bisnis tidak tercapai.


Pengertian Perencanaan Bisnis Menurut Para Ahli

Pengertian Rencana Bisnis (Business Plan) – Rencana usaha menurut Hisrich and Peters merupakan dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan seluruh unsur-unsur yang relevan baik internal atau pun eksternal tentang suatu perusahaan di dalam memulai suatu usaha. Isinya sering ini adalah perencanaan terpadu menyangkut pemasaran, manufaktur, permodalan, serta sumber daya manusia, Hisrich, Peter (1995:113).

Sedangkan menurut Richard L. Daft di dalam bukunya Management kemudian menyebutkan bahwa business plan ini merupakan dokumen yang merincikan detail-detail bisnis yang disiapkan oleh seorang wirausahawan sebelum membuka sebuah bisnis baru, Daft (2007: 265).

Dengan berdasarkan dua pengertian diatas, perencanaan bisnis atau yang lebih dikenal dengan sebutan business plan ini kemudian menyangkut seluruh aspek produksi mulai dari permodalan itu sampai pemasaran sehingga usaha yang dijalankan pasti jelas arahnya.

Alasan untuk Perlunya Menyusun Perencanaan Bisnia Para perencana tersebut tidak akan dapat atau bisa mengendalikan waktu yang akan datang, tetapi mereka seharusnya berusaha untuk kemudian mengidentifikasi serta juga menghindarkan kegiatan atau aktivitas sekarang serta hasilnya yang dapat atau bisa diperkirakan akan mempengaruhi waktu yang akan datang demi meningkatkan dalam pengambilan keputusan yang lebih baik, Handoko (1984:80).


Manfaat Perencanaan Bisnis

Manfaat-Perencanaan-Bisnis

Manfaat perencanaan bisnis ini meruapakan memberikan informasi yang dibutuhkan itu sebanyak mungkin kepada pemilik bisnis atau pun pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan.

Rencana bisnis tersebut bisa atau dapat di bagi menjadi tiga bagian utama diantaranya sebagai berikut :

Konsep bisnis

Pada bagian tersebut terdiri dari struktur bisnis, produk atau servis serta juga perencanaan yang membuat bisnis anda menjadi sukses.


Bagian pasar

Bagian ini kemudian menggambarkan serta menganalisa mengenai pelanggan potensial.Anda kemudian harus menganalisa siapa, dimana serta juga apa saja yang membuat pelanggan kamu menjadi membeli. Kamu kemudian juga harus menggambarkan kompetitor serta juga bagaimana cara untuk mengalahkannya.


Bagian keuangan

Pada bagian ini berisi mengenai laporan pendapatan serta arus kas, neraca dan juga rasio keuangan lainnya. Bagian rencana bisnis tersebut biasanya memerlukan bantuan akuntan atau pun juga perangkat lunak spreadsheet yang baik.

Rencana bisnis tersebut bisa atau dapat membantu pemiliki bisnis diantaranya mencari :

  1. Jumlah pendanaan yang dibutukan untuk memulai bisnis
  2. Fasilitas atau jgua peralatan yang diperlukan di dalam menjalankan bisnis
  3. Menentukan lokasi atau tempat usaha yang tepat
  4. Menentukan jumlah karyawan yang dibutuhkan
  5. Memahami kompetisi yang ada
  6. Mengetahui keunggulan perusahaan itu dengan kompetitor sehingga bisa atau dapat memanfaatkannya.
  7. Dengan perencanaan bisnis yang tepat serta teliti serta juga bisa atau dapat menginformasikan semua hal yang harus dilakukan. Maka hal tersebut bisa atau dapat membantu perkembangan bisnis.

Komponen Perencanaan Bisnis

Komponen-Perencanaan-Bisnis

Dibawah ini merupakan komponen dari perencanaan bisnis, Apapun penggunaannya, komponen rencana standar tersebut meliputi:

  1. Ringkasan bisnis plan
  2. Deskripsi bisnis
  3. Deskripsi produk atau layanan
  4. Pernyataan misi
  5. Kepemimpinan
  6. Analisis Pasar
  7. Analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, kekuatan)
  8. Rencana pemasaran
  9. Proyeksi keuangan
  10. Analisis arus kas
  11. Staffing
  12. Operasi

Jenis Perencanaan Bisnis

Jenis-Perencanaan-Bisnis

Rencana bisnis tersebut dapat dibagi menjadi 4 jenis diantaranya Terdapat rencana yang pendek atau miniplan, rencana kerja, rencana persentasi serta juga rencana elektronik. Seluruh jenis rencana kerja tersebut membutuhkan jumlah kerja yang berbeda serta juga tidak selalu dengan hasil yang berbeda. Hal tersebut kemudian berarti bahwa rencana yang rumit itu tidak akan menjamin berhasil apabila dibandingkan dengan rencana yang sederhana. Adapun penjelasan mengenai jenis Perencanaan Bisnis ini diantaranya :

Miniplan

Sebuah miniplan tersebut bisa atau dapat terdiri dari satu hingga 10 halaman serta harus terkadung perhatian mengenai hal penting seperti konsep bisnis, kebutuhan biaya, rencana pemasaran serta juga laporan keuangan. Cara ini ialah cara yang bagus di dalam menguji konsept bisnis dengan cepat serta juga mengukur minat mitra atau juga investor. Miniplan juga bisa atau dapat memiliki fungsi sebagai pondasi utama di dalam menyusun rencana jangka panjang nantinya.


Rencana kerja

Rencana kerja ini adalah suatu alat yang dipergunakan di dalam menjalankan bisnis anda. Oleh karena itu rencana tersebut harus panjang serta detail namun minim presentasi. Dengan rencana kerja maka kamu bisa atau dapat meningkatkan keterbukaan serta informalitas yang lebih tinggi. Sebuah rencana kerja yang ketat yang kemudian ditujuakan untuk ruang internal tersebut mungkin dapat atau bisa menghilangkan beberapa komponen penting yang ditujukan untuk orang diluar perusahaan. kamu mungkin tidak memasukkan resume para eksekutif kunci misalkan saja seperti rencana kerja.


Rencana presentasi

Apabila anda ingin membuat rencana bisnis yakni dengan tekanan yang rendah pada impresi serta dapat atau bisa menarik perhatian pada tampilannya. Maka rencana presentasi tersebut sangat cocok untuk dilakukan. Rencana tersebut cocok untuk ditujukan pada Investor, Bankir atau juga pihak lain diluar perusahaan. Hampir seluruh informasi di dalam rencana presentasi tersebut akan sama dengan rencana kerja maskipun di susun berbeda. Rencana presentasi tersebut biasanya tidak dipakai yakni sebagai pegingat tapi hanya dipakai sebagai pengantar saja.


Rencana elektronik

Hampir semua rencana bisnis tersebut di buat di komputer atau juga sejenisnya kemudian dicetak atau pun di sajikan di dalam bentuk hard copy. Namun saat ini tidak menutup kemungkinan semua informasi bisnis tersebut bisa atau dapat dikirim dengan secara elektronik. Rencana elektronik tersebut bisa atau dapat bermanfaat untuk presentasi kepada banyak orang dengan melalui proyektor.


Kenapa Harus Membuat Perencanaan Bisnis

Alasan-Perencanaan-Bisnis

Dibawah ini merupakan 8 alasan, kenapa kamu perlu untuk membuat rencana bisnis (business plan), diantaranya sebagai berikut :

  1. Kejelasan bisnis yang akan dikerjakan.
  2. Mengenal struktur dan strategi perusahaan.
  3. Mendapatkan penjelasan detil mengenai pasar.
  4. Mengetahui cara memasarkan bisnis.
  5. Menggali ide atau pemikiran awal.
  6. Mengetes perhitungan bisnis.
  7. Mempertajam sistem operasional.
  8. Mengenal pesaing

Cara Membuat Perencanaan Bisnis (Business Plan)

Cara-Membuat-Perencanaan-Bisnis

Menyusun perencanaan bisnis bersifat aktif, dinamis, berkesinambungan serta kreatif, supaya manajemen tersebut tidak hanya akan bereaksi terhadap lingkungannya, namun juga lebih menjadi peserta aktif di dalam dunia usaha. Terdapat dua alasan dasar perlunya suatu perencanaan. Perencanaan tersebut dilakukan untuk mencapai :

  1. Protektive Benefit yang dihasilkan dari pengurangan tersebut kemungkinan terjadinya kesalahan di dalam pembuatan keputusan.
  2. Positive Benefit di dalam bentuk meningkatnya sukses pencapaian tujuan suatu usaha.

Konsep Dasar Menyusun di dalam Perencanaan Bisnis Sebuah perencanaan bisnis, normalnya mengandung suatu serangkaian elemen-elemen standard, format serta juga bentuk perencanaan sangat bervariasi, namun juga biasanya sebuah perencanaan bisnis tersebut kemudian akan berisi komponen-komponen seperti deskripsi suatu perusahaan, produk atau pun jasa yang dihasilkan perusahaan, pasarnya, prediksi atau juga prediksi kedepan, team manajemennya serta analisis finansial/keuangannya.

Komponen-komponen utama yang dianjurkan terdapat di dalam sebuah perencanaan bisnis serta garis besarnya berisi diantaranya sebagai berikut :

  1. Halaman Judul Pada halaman judul tersebut biasanya memuat logo usaha, nama usaha, produk atau pun juga jasa yang direncanakan. Data penyusunan ialah seperti alamat usaha, nomor telepon, fax serta e-mail dan juga nama pemilik usaha.
  2. Ringkasan (Executive Summary) Ringkasan Eksekutif ini adalah salah satu faktor yang paling penting di dalam menyusun perencanaan bisnis. Executive Summary tersebut menjelaskan secara singkat keseluruhan isi dari perencanaan bisnis yang kemudian akan dibuat. Ringkasan tersebut sendiri dibuat paling awal, namun cara menyusunnya tersebut dilakukan setelah seluruh komponen yang terdapat di perencanaan bisnis selesai tersusun.

Dibawah Ini merupakan dasar cara membuat Perencanaan Bisnis (Business Plan) diantaranya sebagai :

1. Ringkasan Singkat

Ringkasan singkat tersebut berisi mengenai informasi terkait bisnis Anda. seperti Visi, misi, serta tujuan serta juga target bisnis yang kemudian akan dikembangkan. Produk atau pun jasa apa yang kamu jual kepada konsumen. Buatlah dengan semenarik mungkin sehingga rencana bisnis tersebut akan menarik serta menjual.


2. Latar Belakang Bisnis

Latar belakang bisnis ini kemudian bercerita tentang alasan dari mendirikan bisnis tersebut, orang-orang yang kemudian terlibat di dalamnya, seperti misalnya pemodal atau pemilik saham, kemudian struktur organisasi, setelah itu daftar konsultan atau ahli, serta lain sebagainya yang terkait.


3. Analisis Produksi Bisnis

Bagian ini kemudian berisi penjelasan tentang sebuah sistem operasi bisnis. Dari awal sampai pada akhirnya itu dijelaskan. Misalnya bisnis kamu tersebut bergerak di bidang produksi ataupun juga manufaktur, Anda kemudian perlu untuk menjabarkan bagaimana prosesnya mulai dari menerima pesanan, produksi barang, sampai pada distribusinya. Begitupun apabila bergerak pada bidang jasa, bagaimana cara kamu mengirimkan jasa kepada konsumen.


4. Analisis Tenaga Kerja

Jangan lupa masukkan rincian tenaga kerja yang diperlukan, seperti pada kompetensi serta keahlian, kemudian juga jumlah yang dibutuhkan. Jangan remehkan untuk mendetailkan kebutuhan tenaga kerja dibisnis Anda, disebabkan karna pengalokasian sumber daya manusia yang tepat itu ialah salah satu penentu dari keberhasilan bisnis Anda.


5. Analisis Pemasaran dan Distribusi

kamu juga perlu untuk menganalisis pemasaran serta distribusi produk jasa di dalam rencana bisnis. Target pasar yang dibidik, tren pasar yang sedang berkembang, termasuk strategi pemasaran yang kemudian akan diterapkan di dalam mencapai target penjualan. Proses atau pun juga strategi distribusi pun harus dicantumkan pada rencana bisnis sehingga kemudian produk atau jasa kamu tersebut bisa atau dapat dinikmati konsumen.


6. Analisis Keuangan dan Pengembalian Modal

Penting untuk bagi kamu mencantumkan proyeksi pemasukan serta pengeluaran, kemudian perhitungan kapan modal tersebut bisa kembali, setelah itu pengembalian investasi kepada investor, dan juga segala macam hal-hal lain yang berhubungan dengan aliran uang tersebut harus masuk di dalam rencana bisnis.


7. Rencana Ekspansi dan Pengembangan Bisnis

Investor tersebut biasanya akan melihat satu hal penting di dalam sebuah rencana bisnis, yakni rencana ekspansi serta juga pengembangan usaha. Seberapa serius kamu mengembangkan usaha tersebut, apa saja yang kemudian akan dilakukan serta strategi pengembangan bisnis apa saja.


8. Analisis Risiko Bisnis

Disegala macam usaha pasti terdapat resiko. Adapun segala bentuk risiko bisnis yang mungkin saja datang di tengah jalan, ialah seperti risiko operasional, risiko keuangan, risiko saat produksi, serta lain sebagainya. Analisis tersebut kemudian tidak hanya seputar identifikasi risiko, namun juga strategi kamu di dalam mengatasi dampak dari risiko yang datang.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Perencanaan Bisnis, Cara Membuat, Jenis dan Manfaat, Harapan pendidikanku.org apa yang diuraikan dapat berguna untuk kalian semua. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Peluang Usaha
Baca Juga  √ Pengertian Struktur Modal
Baca Juga  √ Pengertian Etika Bisnis