√ Customer To Customer (C2C) Adalah

Diposting pada

Pengertian Customer To Customer (C2C)

Pengertian Customer To Customer (C2C)

Menurut Investopedia, C2C ini merupakan model bisnis di mana customer itu bisa saling menjual dagangannya kepada satu sama lain, lebih sederhananya C2C ini merupakan model bisnis yang memfasilitasi perdagangan antara individu pribadi. Contoh dari model bisnis C2C ini ialah Tokopedia, Bukalapak, Shopee, BliBli, dan masih banyak lagi marketplace lainnya.

Model ini bisa juga disebut sebagai pasar online yang kemudian menghubungkan konsumen yang satu dengan yang lainnya untuk bsia bertukar produk atau layanan serta biasanya itu menghasilkan uang dengan cara membebankan biaya tertentu seperti misalya biaya transaksi atau pun biaya pengiriman. Model bisnis C2C ini jugamenawarkan proses pembelian serta juga pencarian yang lebih sederhana. Konsumen itu hanya perlu mengunjungi situs atau aplikasi serta kemudian menemukan barang yang dibutuhkan.

C2C ini mempunyai tujuan utama, tujuannya itu ialah untuk memungkinkan terjadinya transaksi antara konsumen, kemudian membantu penjual serta pembeli untuk berinteraksi satu sama lain.

Baca Artikel Terkait : Pengertian E-Commerce

Seperti yang diketahui di dalam pengertian e-commerce, pelanggan itu dapat menjual barangnya kepada pelanggan lain dengan melalui sebuah perantara dari e-commerce yang dimaksud. Secara tidak langsung, e-commerce ini kemudian menjadi pihak ketiga yang kemudian memberikan fasilitas transaksi untuk para penjual serta pembeli.

Contohnya, apabila kalian itu sebagai customer, kalian dapat mendaftarkan diri juga untuk menjadi penjual di salah satu e-commerce, Setelah itu kalian bisa memperjualbelikan produkmu itu kepada customer lainnya. Model bisnis ini bisa dibilang sangat enak,nyaman serta juga santai karna antara penjual serta pembeli itu tidak wajib untuk melakukan pertemuan langsung di dalam bertransaksi. Apabila Di luar negeri, Customer to customer ini ini diterapkan oleh beberapa marketplace yang sudah terkenal seperti misalnya Amazon, Craigslist, eBay, dan lain-lain.


Kelebihan dan Kekurangan Customer To Customer (C2C)

Bagi customer, C2C ini merupakan model bisnis yang sangat mendukung mereka di dalam mendapatkan penghasilan. Terlepas dari itu, terdapat beberapa kelebihan serta kekurangan dari model bisnis ini:

1. Kelebihan Customer to Customer (C2C)

Business News Daily kemudian menggemukakan bahwa salah satu keuntungan yang diperoleh customer dari C2C ini ialah tidak perlu membuka toko yang fisiknya itu kelihatan. Mereka hanya perlu untuk membuka toko online, memasang produk, setelah itu kalian hanya perlu menunggu pembeli itu datang menanyakan produk kalian. Dengan situasi yang seperti ini, customer itu tidak membutuhkan modal yang besar untuk membuat bangunan toko berwujub dengan segala macam perlengkapanya.

Dikutip dari Market Business News, customer ini pun juga memiliki hak untuk bisa menekan biaya mereka untuk bisa mengembalikan modal dan juga mendapatkan margin keuntungan yang lebih tinggi. Hal ini tentu bisa menjadi keuntungan yang cukup bagus bagi customer di dalam menjual produknya kepada customer lain.


2. Kekurangan Customer to Customer (C2C)

Meskipun keuntungan yang diperoleh itu sangat bagus, model bisnis ini juga saat dengan model bisnis lain yang memiliki kekurangan. Hal ini disebebkan karna produk dijual dengan melalui online, terkadang metode pembayaran menjadi suatu masalah yang besar. Walaupun begitu, saat ini ada beberapa e-commerce yang kemudian menyajikan metode pembayaran dengan jelas dan lengkap sehingga akan memudahkan customer di dalam melakukan transaksi.

Selain dari itu, kualitas produk tersebut juga terkadang masih diragukan disebabkan karna dijual dengan melalui online. Oleh karena itu, kalian itu harus berhati-hati serta teliti saat berbelanja secara online. Karna sampai pada saat ini pun masih banyak oknum-oknum yang memanfaatkan model bisnis C2C ini dalam upaya melakukan penipuan kepada pelanggan yang menggunakan layanana ini.

Contohnya, penjual itu sudah memasang foto produk ditoko online yang dibaut, setelah itu datang pembeli yang menawarkan dan suka dan ingin membeli, dan setelah uang itu ditransfer, tetapi barang yang dibeli tidak kunjung datang ke si pembeli.

Baca Juga artikel Terkait : Business To Business (B2B) Adalah


Faktor-Faktor yang Memengaruhi C2C

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dikatakan bahwa model bisnis C2C ini merupakan model bisnis yang memakai internet sebagai alat atau perangkatnya.

1. Kepercayaan

Disebabkan oleh bisnis ini berawal dari customer to customer (C2C), bagi orang yang ingin membeli tentu wajib untuk diyakinkan bahwa mereka itu sedang berinteraksi kepada penjual yang tepat dan bukan seorang penipu. Tingkat kepercayaan seperti itu harus dibangun oleh pemilik marketplace yang menerapkan model bisnis C2C.

Dikemukakan oleh Indeed, salah satu cara yang baik dan tepan di dalam meningkatkan kepercayaan para pembeli kepada sipenjual ialah dengan cara menyertakan ulasan pelanggan di tiap-tiap produk yang dijual. Selain dari hal itu, penting juga untuk kalian berbicara kepada calon pembeli bahwa uang dijamin serta akan dikembalikan apabila terjadi kesalahan transaksi produk.

Misalnya, mengganti produk apabila kecacatan dalam produk tersebut dan juga apabila produk yang dibeli itu tiba-tiba saja habis serta uang itu harus dikembalikan.


2. Metode pembayaran

Faktor lain yang memengaruhi keberhasilan C2C di dalam metode pembayaran. Karna calon pembeli juga ingin tahu kepada siapa mereka itu nanti akan melakukan pembayaran.

Untuk bisa mengatasi hal tersebut, maka pemilik bisnis C2C itu perlu sekali untuk menyediakan metode pembayaran yang memiliki kredibilitas tinggi dengan menjaga keamanan data dari tiap-tiap kartu kredit pembeli.


3. Marketing

Karna Model bisnis ini lebih mengarah ke online, maka C2C ini juga harus pintar di dalam melakukan pemasaran produknya itu dengan melalui pemasangan iklan. Kalian bisa memanfaatkan layanan penyedia iklan seperti Google Ads, Instagram Ads, Facebook Ads serta lain-lainnya di dalam membuat iklan yang nantinya iklan tersebut akan mengarahkan konsumen kepada toko online. Hal ini dilakukan dalam upaya menaikan pengunjung yang datang ke marketplace kalian.


4. Media sosial

Berkaitan dengan marketing diatas, media sosial ini pun tidak kalah dan menjadi faktor yang penting bagi kesuksesan bisnis C2C kalian. Karna dari media sosial ini kalian juga bisa membangun interaksi dengan sesama konsumen serta juga menjelaskan segala macam informasi tentang produk terbaru kalian secara cepat.

Selain dari itu, dengan memakai media sosial ini kalian juga meninformasikan bahwa terdapat promo pada produk dan juga waktu tertentu untuk menaikan minat para pembeli.


Perkembangan Model Bisnis C2C

Semakin kesini, pasar bisnis C2C ini pun semakin berkembang seiring dengan perkembangan internet. Dikutip dari Investopedia, model bisnis C2C ini akan berkembang dan juga akan tumbuh di masa depan disebabkan karna kesederhana di dalam praktiknya.

Sesederhana, Pembeli itu perlu membuka marketplace bisa dengan melalui handphone atau pc untuk bertransaksi tanpa perlu pergi keluar rumah. Salah satu marketplace paling besar yang ada di Indonesia yang juga menerapkan model bisnis C2C ini ialah Tokopedia. Tokopedia ini adalah platform yang bisa membuat seseorang untuk membuka usaha kecil bahkan UMKM dengan secara gratis.

Tokopedia ini menjadi e-commerce dengan catatan pengunjung situs per bulan tertinggi se Indonesia pada kuartal I-2021. Platform ini  pun berhasil melewati Shopee yang selalu memiliki visitor situs terbesar terhitung sejak kuartal IV-2019. Secara rinci, jumlah visitor Tokopedia kini sudah tercatat sampai mencapai 135,1 juta ditiga bulan pertama pada tahun ini. Jumlahnya naik  itu 17,8% dari kuartal sebelumnya yang pada waktu itu sebesar 114,7 juta kunjungan. Nah melihat pekembangan era sekarang yang sudah serba digital, bisa dipastikan bahwa model bisnis C2C ini memiliki prospek masa depan yang bagus.

Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Customer To Customer (C2C), Faktor, Contoh dan Kelebihan, kami berharap apa yang diuraikan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih

Baca Juga  √ Pengertian Kimia Organik dan Anorganik
Baca Juga  √ Kebutuhan dan Keinginan Adalah
Baca Juga  √ Pengertian Dialog Interaktif